
DENPASAR – Pengprov ESI Bali mematangkan para atlet Esports Bali yang nantinya akan berlaga di PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) yang dilangsungkan pada September mendatang.
Semua itu terungkap saat Musporv ESI Bali di Denpasar, baru-baru ini. Musprov yang merupakan agenda dari AD/ART tersebut diikuti seluruh Pengkab/Pengkot ESI seluruh Bali.
Ketua Umum Pengprov ESI Bali, Brigjen Pol Hadi Purnomo mengutarakan, cabang olahraga (cabor) yang berbasis teknologi game itu merupakan cabor prestasi yang mulai PON 2024 mendatang dipertandingkan secara resmi. Sebelumnya pada PON XX/2021 di Papua di pertandingan masih tahap pertandingan eksibisi.
“Esports merupakan cabor yang memiliki potensi cukup besar di kalangan anak muda atau generasi Z dan pertandingannya melalui game online. Sehingga bibit-bibit atlet cabor ini juga banyak bermunculan,” tutur Hadi Purnomo.
Berangkat dari semua itu lanjutnya, diharapkan kepada pengkab dan pengkot ESI di seluruh Bali kota terus melakukan inovasi dan menggelar kejuaraan-kejuaraan guna menggali bibit-bibit atlet Esports berbakat dan memiliki kemampuan bagus.
Di lain phak, Ketua Umum KONI Bali, IGN Oka Darmawan menyebutkan, kegiatan musprov ini harus dilakukan sesuai dengan amanat AD/ART Cabor E-sports.
“Kepengurusan dalam sebuah organisasi sangat penting, karena pengurus bertanggungjawab dalam menjalankan organisasi, termasuk juga memfasilitas menggali potensi olahraga Esports,” papar mantan Wakil Ketua I dan Sekretaris Umum (Sekum) KONI Bali itu.
“Kami harap cabor Esports Bali pada PON 2024 sukses meraih medali. Karena itu saya harapkan para atlet terus berlatih agar persiapan matang saat berlaga di PON 2024,” harap mantan Ketua Pengprov Perbasi Bali itu.
Tim esports Bali sendiri pada PON 2024 bakal turun di tiga nomor yakni Free Fire, PUBG, dan Mobile Legends. Dan optimistis akan mampu merebut satu keping medali emas serta medali lainnya. (ari/jon)








