
KLUNGKUNG- Desa Kusamba,Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung langganan banjir. Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Klungkung sejak Sabtu (1/7/2023) pagi mengakibatkan Sungai Candigara meluap. Akibatnya, jebatan yang merupakan penghubung jalan lingkar jebol,Minggu (2/7/2023).
Lokasi kejadian berada di wilayah Dusun Bingin, Desa Kusamba, persisnya berada di Jalan Candi Negara, Dusun Bingin. Badan jalan di timur jembatan jebol sepanjang 10 meter. Akses tersebut merupakan satu-satunya akses jalan warga yang bermukim di Dusun Bingin dan Dusun Bias yang berpenduduk sekitar 700 jiwa. Terdapat juga peternakan warga yakni ternak babi dan ayam.
Perbekel Desa Kusamba Nengah Semadi Adnyana menyampaikan, hujan deras yang terjadi sejak, Sabtu (1/7/2023) membuat tanah di sekitar jembatan itu terkikis dan akhirnya setengah badan jebol.
“Memang tanah disekitar jembatan itu sudah terkikis. Kemungkinan tanahnya memang sudah labil. Tanah itu sepertinya terkikis malam hari, karena pagi tadi saya sudah dapat informasi kondisinya sudah seperti itu, ujar Nengah Semadi Adnyana, Minggu (2/7)
Ia mengatakan, jembatan di Jalan Candi Negara Desa Kusamba, merupakan akses alternatif bagi warga dari Dusun Bingin ke Dusun Bias dan sebaliknya. Ia berharap penanganan dapat dilakukan segera, sebagai langkah antisipasi agar jembatan tersebut tidak sampai putus.
“Saya sudah laporkan tadi kondisi jembatan itu ke intansi terkait,” jelas Nengah Semadi Adnyana. Semadi Adnyana sudah melayangkan surat permohonan perbaikan kepada Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (PUPRKP) Kabupaten Klungkung, Made Jati Laksana mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait kondisi jembatan di Jalan Candi Negara Desa Kusamba.
Ia dan stafnya segera ke lokasi, untuk melakukan pengecekan kondisi jalan dan jembatan tersebut.
“Saya dan staf akan segera ke lokasi,” ungkap Jati Laksana.
Paska kejadian petugas Polsek Dawan langsung memasang barier sebagai tanda peringatan agar warga yang melintasi jalan tersebut lebih berhati-hati. Pasalnya setengah badan jalan sudah tergerus banjir. Untuk kendaraan roda empat sementara dilarang melintasi jalur tersebut. (yan)








