
GIANYAR – Pura Puseh Bali Mule di Banjar Bayad Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Gianyar, hangus terbakar, Sabtu (3/6/2023). Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Informasi yang dihimpun, awalnya asap hitam dilihat warga membumbung tinggi dari kajauhan. Ketika dicari sumbernya, ternyata api membakar ijuk di salah satu pelinggih.
Warga yang melihat kejadian itu nepak (memukul) kulkul bulus.
Warga berhamburan keluar kemudian mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, api kian membesar lantaran angin cukup kencang hingga kobaran si jago merah merembet ke pelinggih lain.
Petugas BPBD yang mengerahkan tiga damkar juga kualahan. Terlebih, atap pelinggih terbuat dari ijuk. Dibutuhkan tiga jam menjinakkan api. Sedikitnya 15 pelinggih hangus dalam peristiwa tersebut.
Dikonfirmasi terpisah, Minggu (4/6/2023), Kapolsek Payangan AKP Nengah Sona mengatakan masih melakukan penyelidikan penyebab munculnya api. Dugaan awal, karena dupa. “Paginya warga banyak yang sembahyang. Dugaan awal karena dupa. Prejuru dan krama setempat juga menyatakan demikian. Tapi masih kami selidiki,” ujarnya. (jay)








