
GIANYAR – Sagung Ratu Sri Jaya Laksmi (52) yang merupakan istri Tjokorda Gede Putra Nindya (Cok Nindia), tokoh Puri Peliatan, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Gianyar, diplot tarung di DPR RI.
Kendati namanya terdengar masih baru, namun kiprahnya di partai politik sudah digeluti semasa gadis. Ia aktif di kepengurusan PAC maupun DPC Partai PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan.
Kepada wartawan, Kamis (18/5/2023), Sagung Ratu menyampaikan dirinya masuk PDIP melalui pinangan Ketua DPC PDIP Gianyar Made Agus Mahayastra.
Ketika namanya muncul sebagai bacaleg DPR RI Dapil Bali, Sagung Ratu mengatakan sempat gundah lantaran selepas gadis ia menurunkan aktivitasnya di dunia organisasi. Namun ia tidak kuasa menolak penugasan partai PDI Perjuangan.
“Pimpinan DPD dan DPC yang meminang. Karena ini penugasan partai, jadi harus saya emban dengan baik,” ungkap perempuan asal Puri Gede Penebal Tabanan ini.
Melihat keterwakilan Bali di DPR RI, Sagung Ratu merasa termotivasi untuk menghadirkan sosok perempuan asal Bali. Terkait basis suara, ia mengatakan sudah melakukan pemetaan. Minimal dirinya bisa meraup suara di dua kabupaten, yaitu Tabanan dan Gianyar. “Kami fokus menggarap Gianyar, Tabanan, dan Bangli,” katanya.
Terkait sosialisasi ke masyarakat, menurut Sagung Ratu, tidak menyulitkan dirinya. Sebagai pendamping Cok Nindia, Sagung Ratu setiap saat ikut turun ke masyarakat meski kapasitasnya berbeda. Namun, hal yang diemban tetap sama yakni melayani masyarakat.
Dirinya merasa akan lebih luas bisa berkiprah ketika bila nanti lolos menduduki kursi di Senayan.
“Aspirasi perempuan bisa kita kawal ke pusat. Kita juga ingin kaum perempuan bisa mandiri, bisa setara, bisa sama-sama berperan di dunia politik. Dengan tidak mengabaikan tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga,” ungkapnya.
Lulusan Fakultas Ekonomi Akuntansi Universitas Udayana ini pun menggaungkan ‘Perempuan Pilih Perempuan’. Perempuan yang aktif di organisasi Iwapi Bali dan Kadin Bali ini. Melihat suara pemilih di Provinsi Bali yang 50% merupakan perempuan. “Sangat penting bagi kita perempuan untuk bisa mengakomodir aspirasi perempuan,” tandasnya. (jay)








