
DENPASAR – Lantaran masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri, Kejuaraan Muaythai bertitel Bupati Klungkung Cup II yang dilangsungkan 27-30 April 2023 di GOR Swecapura, Klungkung, hanya ada dua tamu dari luar Bali yang ambil bagian yakni Kota Bekasi dan provinsi NTB. Meski demikian kehadiran dua daerah luar Bali itu sudah dianggap bagus.
Seperti diutarakan Wakil Panitia Pelaksana Bupati Cup II Ade Iwan Setiawan, sebelumnya sebenarnya ada 5 daerah menyatakan siap hadir yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Kota Batam, dan tuan rumah PON 2024 Aceh sempat menyatakan turut ikut dalam kejuaraan itu.
“Tapi lantaran terbentur hari raya Lebaran, mereka batal hadir. Jadi hanya dua saja yang menyatakan siap yakni Kota Bekasi dan Provinsi NTB,” akui Ade Iwan Setiawan di Denpasar, Selasa (25/4/2023).
Sementara untuk di dalam Bali, semua kabupaten/kota di Bali maupun camp-camp dan klub sudah siap berlaga. Iwan juga menyebutkan jumlah peserta di even itu 130 fighter dengan lima kategori resmi dan satu kategori ekshibisi yang dipertandingkan.
Lima kategori itu yakni remaja umur 10-11 tahun, remaja 12-13 tahun, remaja 14-15 tahun, remaja 16-17 tahun, dan dewasa usia 17 sampai 31 tahun.
“Sementara satu kategori ekshibisi nanti mempertandingkan fighter asing atau WNA yang sedang berlibur di Bali,” sebut Iwan.
Kejuaraan itu dinilainya bakal lebih kompetitif lagi karena fighter proyeksi Pra-PON diwajibkan ikut serta. Karena sebagai pemantauan sekaligus penialaian progress fighter selama ini.
“Karena dari Pengprov MI Bali, fighter ini wajib harus ikut,” urai Iwan.
Sedangkan dari aturan di even kedua ini para fighter tak menggunakan body protector lagi namun hanya menggunakan pelindung kaki dan tangan.
“Jadi seperti semi pro. Menariknya lagi, fighter profesional boleh turun,” tutup Iwan Setiawan. (ari/jon)








