
DENPASAR – Setelah sebelumnya Pengkab PBSI Bangli berharap besar Ketua Umum baru KONI Bangli yang juga Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, bisa membantu dana untuk cabang olahraga (cabor) di kabupaten tersebut untuk pembinaan, kini giliran Pengkab POBSI Bangli juga bernada seirama.
Pasalnya, mulai tahun 2018 sampai akhir 2022 anggaran yang dibantu hanya jika ada gelaran Porprov Bali saja yakni Porprov Bali di Tabanan tahun 2019 dan Porprov Bali Gotong Royong tahun 2022 lalu. Selebihnya tidak ada dana bantuan tiap tahun setelah tahun 2017 atau masuk tahun 2018.
“Ya kami hanya bisa memaklumi saja karena saat itu memang PAD Kabupaten Bangli sangat kecil. Namun kami tetap bersyukur karena kami masih bisa bertanding dan meraih medali pada dua Porprov Bali sebelumnya. Bahkan kami menyumbangkan 1 medali emas di Porprov Bali 2022 lalu,” ungkap Bendahara POBSI Bangli Made Surya Dharma Yudha saat dihubungi, Kamis (13/4/2023).
Sekarang ini dengan Ketum KONI Bangli merupakan Wakil Bupati, maka harapannya Ketum KONI Bangli bisa menjembatani ke Bupati Bangli untuk bisa memberikan anggaran pembinaan setiap tahunnya ke cabor dibawah KONI Bangli.
“Pastinya harapan itu sangat kami kedepankan karena untuk membina atlet dalam hal ini kalau di cabor saya yakni biliar, membutuhkan dana untuk latihan sekaligus untuk perbaikan peralatan. Kalau latihan pastinya harus sewa meja di rumah biliar. Kalau tidak ada anggaran untuk latihan ya memang agak sulit untuk bisa rutin latihan demi meningkatkan kualitas para atlet biliar Bangli,” terang pria yang akrab disapa Dek Dul itu.
Hanya saja semua itu diserahkan Kembali kepada kebijakan Pemkab Bangli selaku pemilik anggaran.
“Ya kami hanya bisa berharap dan semoga bisa terealisasi karena sebagai cabor kami membutuhkan itu. Tapi kami juga menyerahkan ke Pemkab Bangli yang pastinya tahu akan kemampuan anggaran Pemkab Bangli sendiri,” demikian Dek Dul. (ari/jon)








