
DENPASAR – All out, kerja keras dan penuh semangat. Itulah tekad striker Bali United, Ilija Spasojevic saat melawan PSI Semarang pada pekan akhir Liga 1, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (12/4/2023) malam.
Semua itu demi skuad Serdadu Tridatu bisa meraih poin penuh dan mampu finish di akhir musim degan masuk posisi 5 sesuai target manajemen.
Meski demikian diakuinya jika kini dirinya dkk dihadapkan pada situasi sulit lantaran di dua pertandingan sebelumnya selalu kalah. Dan kali ini momentum kemenangan itu harus didapatkan.
“Kami siap all out dan wajib menang dari PSIS Semarang. Kami tahu dua laga tidak pernah menang, dan kali ini mau tidak mau harus tiga poin,” ungkap Spasojevic saat pre match press conference, Selasa (11/4/2023) sore.
Malah, Spaso yang kerap dipercaya sebagai kapten ini berujar jika sampai kalah, akan mengganggu waktu libur pemain.
“Setelah musim berakhir kita semua akan kembali lagi ke Bali dan bertemu keluarga. Jika sampai gagal dapat poin penuh apalagi sampai kalah, pasti akan menggangu kami,” sebutnya.
Sedangkan arsitek Stefano ‘Teco’ Cugurra tetap pada prinsipnya bahwa laga terakhir di musim ini melawan PSIS Semarang harus ditutup dengan kemenangan.
“Tanpa meremehkan lawan, kami wajib menang besok. Kami tetap respect dengan PSIS tapi ada target yang harus kami kunci,” serunya.
Teco pun menyebut persiapan asuhannya juga sudah siap, tinggal penentuan di lapangan.
“Latihan recovery sudah kami lakukan. Mental pemain sudah sedang bagus,” jelas arsitek asal Brazil itu.
Terpenting lanjut Teco, dharapkan wasit yang memimpin laga bisa fair dalam mengambil keputusan dan tidak menguntungkan ataupun merugikan salah satu tim.
“Saya harap wasit bisa pimpin dengan bagus dan pertandingan jadi layak ditonton,” tandas Teco. (ari/jon)








