
BADUNG – Guna lebih menjalankan dan mematangkan persiapan termasuk membia para atlet voli muda Badung, Pengkab PBVSI Badung mengharuskan tim voli Porjar Badung agar bertanding dulu di gala desa sebelum berlaga di Porjar Bali tahun 2023.
Tujuan itu juga guna menambah mental dan pengalaman pebola voli Badung khususnya tim SMA putra, wajib diturunkan dalam ajang Gala Desa.
Seperti diutarakan Ketua Umum Pengkab PBVSI Badung, Agung Bagus Kade Kusimantara, meski ajang Porjar ini ranahnya Disdikpora Bali, namun PBVSI Badung memiliki tanggung jawab moral untuk melatih dan membina atlet.
Untuk itu, khusus pebola voli SMA diwajibkan mengikuti dua ajang Gala Desa di Canggu dan di Mengwi.
“Para atlet bola voli SMA putra kami ikutkan dalam bertanding pada Gala Desa dengan tergabung di tim Keris Badung. Mereka sudah turun di Gala Desa di Babakan Canggu. Setelah itu di Mengwi sebelum Porjar Bali,” kata Kusimantara di Badung, Minggu (9/4/2023).
Dipaparkan pria yang berprofesi sebagai jaksa di Kejati Bali itu, Gala Desa tersebut penting dalam mengasah kemampuan serta mental. Sekaligus sebagai langkah awal sebelum menempuh TC (Training Camp).
“Porjar Bali kan mulai bulan Juni, dan TC rencana di bulan Mei. Sebelum itu, mereka akan kami turunkan di Gala Desa untuk merasakan atmosfer pertandingan sekaligus membentuk chemistry lebih awal karena waktu penyelenggaraan Gala Desa ini cukup lama sampai bulan Mei,” tambah Kusimantara.
Sedangkan tim SMP, mereka difokuskan ke sparing antar sesama tim SMP dalam latihan rutin di GOR Mengwi.
“Jadi tim SMP Porjar Badung rutin melakukan sparing dengan runner-up Porjar Badung lalu,” jelasnya.
Soal pelatih yang menangani tim SMA putra-putri yakni I Made Jana, kemudian tim SMP putra-putri dipercayakan kepada I Nyoman Gendara.
“Keduanya ditunjuk langsung oleh pihak Disdikpora Badung,” terang Kusimantara.
Menyoal target di Porjar Bali, Kusimantara mengaku masih buta dengan kekuatan kabupaten dan kota lainnya.
Namun diharapkannya pebola voli Badung bisa memberikan yang terbaik mengingat Porjar Bali tahun ini menjadi momentum karena baru bisa terlaksana kembali pasca pandemi. (ari/jon)








