
DENPASAR – Di saat bulan puasa bagi umat Muslim seluruh dunia, beberapa pelatih, ofisial dan pemain Bali United turut menjalankannya di tengah kesibukan mereka dalam latihan.
Program latihan telah disusun dengan baik di tengah pelaksanaan masa puasa yang harus dijalankan menjelang Hari Raya Lebaran di tahun ini.
Perubahan waktu program latihan di bulan puasa ini otomatis juga dilakukan skuad Bali United utamanya dari pelatih tim. Tanpa ada kendala seperti tahun sebelumnya, program latihan dijadwalkan berlangsung pada malam hari sesudah berbuka puasa.
“Sekarang ini tim Bali United mulai menjalani latihan pada malam hari untuk membantu pemain maupun official yang Muslim menjalani Ibadah Puasa. Kami melakukan program latihan sesudah makan berbuka puasa di lapangan latihan Jimbaran yang memiliki lampu penerangan,” ujar arsitek Bali United Stefano “Teco” Cugurra, Rabu (29/3/2023).
Kendati latihan dilakukan para pemain Serdadu Tridatu pada malam hari, tetapi hal tersebut bukan menjadi kendala yang berarti sebab kegiatan sahur maupun berbuka puasa di masa ibadah puasa tetap dilakoni oleh pasukan Serdadu Tridatu.
Biasanya pasukan Serdadu Tridatu berbuka dengan yang manis dan juga air mineral untuk menjaga hidrasi mereka. Setelah itu barulah mereka berbuka dengan makanan berat yang kadar kandungan makanannya tetap terjaga.
“Memang perlu adaptasi untuk latihan malam awalnya namun setelah itu para pemain sudah terbiasa karena memang mereka sudah biasa menjalani setiap tahunnya dengan tim masing-masing sebelum bergabung dengan Bali United. Program latihan juga seperti biasanya dan tidak ada masalah. Semuanya baik-baik saja dalam selalu siap saat harus berlaga di Liga 1 yang kini juga berubah bermain malam,” tegas Teco.
Disebutkan mantan arsitek Persija itu, berlaga pada malam hari juga sudah biasa dilakukan Fadil Sausu dkk, karena sebelum-sebelumnya juga sudah sering di Liga 1 Indonesia digelar pada malam hari. (ari/jon)








