
KUTA UTARA – Bertepatan dengan Hari Purnama Kasanga, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa beserta Istri, mewakili Bupati Badung menghadiri upacara persembahyangan bersama serangkaian Upacara Nagluk Merana lan Mulang Pakelem di Pura Masceti Ulun Tanjung Petitenget, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Senin (6/3/2023).
Upacara yang dipuput oleh Ida Ratu Pedanda Gede Timbul dari Griya Kesiman Denpasar tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Badung Putu Parwata, anggota DPRD Badung AA Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Ketua MDA Badung, Camat se-Kabupaten Badung, beserta para Pekaseh se-Kabupaten Badung.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Adi Arnawa menyerahkan dana Aci sebesar Rp200 juta kepada Panitia Karya AA Ngurah Rai Yuda Darma disaksikan para Pekaseh se-Badung.
Dalam sambrama wacana-nya, Sekda Adi Arnawa mengatakan bahwa atas nama Pemerintah Kabupaten Badung bersama masyarakat melaksanakan persembahyangan bersama kepada Ida Bhatara yang berstana di Pura Masceti Ulun Tanjung Petitenget. Semoga masyarakat Badung selalu diberikan kesejahteraan maupun ketentraman, dan jagat Badung mendapatkan kerahayuan.
“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Badung merasa senang dan bahagia atas terlaksananya Upacara Nangluk Merana. Semoga pelaksanaan upacara yang dilaksanakan ini bisa menetralisir segala penyakit di Bali, khususnya di Kabupaten Badung, dan perekonomian masyarakat Badung, bisa lebih baik lagi,” sebutnya sembari mengatakan bahwa gelaran Upacara Nangluk Merana diharapkan dapat memberi kerahayuan bagi segenap masyarakat.
Sementara itu, selaku Prawartaka Karya, AA Ngurah Rai Yuda Darma mengucapkan terimakasih kepada Bupati yang diwakili Sekda Badung, karena sudah berkenan hadir sekaligus memberikan bantuan dana Aci. Dengan itu, menurut dia, maka pelaksanaan Upacara Nangluk Merana dapat berjalan lancar sebaimana harapan.
“Saya selaku Prajuru Pura Masceti Ulun Tanjung Petitenget melaksanakan yadnya Caru Praban Sasih Kesanga sekaligus upacara Nangluk Merana di Kabupaten Badung yang terlaksana bertepatan dengan Purnama Kesanga. Kami di wilayah Kerobokan melaksanakan upacara ini selama satu tahun sekali, dan caru yang digunakan berupa godel selem (hitam) batu serta sarana upacara lainnya,” ungkapnya. (adii)








