
KUTA – Emirates EK399 menjadi penerbangan internasional terakhir yang meninggalkan Pulau Dewata di tahun 2022. Pesawat tersebut boarding pada pukul 23.30 Wita untuk lepas landas menuju Dubai pada pukul 00.05 Wita.
Sedangkan untuk penerbangan internasional pertama yang mendarat di Pulau Dewata, yaitu Korean Air KE629. Dari Incheon, pesawat tersebut mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada pukul 00.00 Wita.
PT Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai, melaksanakan kegiatan serimonial terhadap dua penerbangan bersangkutan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) serta Wakil Gubernur Bali, bahkan turut hadir pada momen bahagia itu.
“Hari ini kami bersama stakeholder melakukan pelepasan keberangkatan penumpang terakhir tahun 2022 dan penyambutan penumpang pertama tahun 2023. Ini merupakan bentuk rasa syukur kami hingga tutup tahun 2022 dan mengawali tahun 2023,” sebut General Manager PT. Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan, Minggu (1/1/2023) dini hari.
Dalam serimonial tersebut, di samping pengalungan bunga, juga dilakukan pemberian coklat. Hal tersebut diharapkan sekaligus dapat memberikan kesan yang baik bagi seluruh penumpang.
“Semoga ini juga menjadi awal cemerlang untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai,” sebutnya.
Untuk diketahui, berdasarkan data hasil monitoring Posko Pelayanan Terpadu Natal dan Tahun Baru, telah terjadi peningkatan angka penumpang pada periode tanggal 19 – 31 Desember 2022.
Dalam rentang waktu tersebut, tercatat telah terlayani sebanyak 735.187 penumpang dengan 4.890 pesawat. (adi/jon)








