
GIANYAR – Tak hanya di Kuta, salah satu money changer yang berada di Objek Wisata Ceking, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, diduga juga melakukan penipuan terhadap wisatawan sebesar Rp 1 juta.
Dugaan penipuan dilakukan money changer itu diunggah di akun media sosial Gede Suwargita, Senin (8/8/2022). Pemilik akun merupakan guide dari wisatawan yang komplain karena jumlah uang yang ditukar tidak sesuai dengan yang diterima dalam bentuk rupiah.
Setelah mendapat pengaduan dari tamunya, Suwargita terlihat memarahi pegawai money changer tersebut.
Bendesa Adat Tegalalang Made Jaya Kusuma saat dikonfirmasi Selasa (9/8/2022) mengaku belum mengetahui adanya video money changer diduga melakukan penipuan tersebut. Ia pun menyarankan apabila ada masyarakat maupun tamu asing yang merasa dirugikan agar melaporkan ke pihak polisian.
“Segera laporkan karena itu sudah masuk tindak pidana penipuan,” ujarnya.
Made Jaya Kusuma tidak mengetahui jumlah money changer yang ada di Objek Wisata Ceking.
“Belum tahu jumlahnya karena selama ini mereka tidak pernah melapor kepada kami untuk beroperasi,” ungkapnya.
Sementara, Kapolsek Gianyar AKP Ketut Sugita mengaku sudah memerintahkan anggotanya untuk menelusuri money changer yang viral di media sosial tersebut.
“Kami sudah tulusuri dan memang benar ada kejadian itu dan sudah dilakukan pemanggilan untuk klarifikasi. Kami juga menghubungi pengunggah video agar tidak menimbulkan polemik atau opini beragam di medsos yang berimbas negatif di kalangan dunia pariwisata Bali yang baru mulai menggeliat,” ujarnya. (jay)








