
KLUNGKUNG- Cakupan vaksinasi dosis tiga atau vaksinasi booster 1 di Kabupaten Klungkung, sesuai perhitungan manual Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung sudah menembus angka 98 persen.
Meski demikian, masih banyak warga sasaran yang tercecer. Pelaksanaan vaksinasi dosis tiga atau booster 1 pun tetap dikebut.
Harapannya cakupan vaksinasi dosis tiga bisa mencapai 100 persen.
Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Bali, Jumat (5/8/2022) menggelar vaksinasi di wilayah Desa Paksebali, Kecamatan Dawan.
Bekerja sama dengan petugas kesehatan dari Puskesmas Dawan II, vaksinasi dilakukan dengan cara jemput bola (door to door). Petugas mendatangi rumah warga di wilayah Puri Satria Kanginan.
Mereka yang disasar terutama warga lansia. Cara jemput bola ini dianggap efektif sekaligus mendekatkan pelayanan. Selain jemput bola, pelayanan vaksinasi juga dipusatkan di bale pesamuan Puri Satria Kanginan.
Warga menyambut positif vaksinasi secara door to door. Seperti diungkapkan salah seorang warga, Anak Agung Istri Rai Padmi (70).
“Kalau saya (vaksinasi) ke bale pesamuan, agak repot harus bawa tongkat karena saya tidak kuat jalan. Syukur ada petugas kesehatan datang ke rumah,” kata nenek dengan 6 cucu ini.
Hal serupa juga disampaikan Wayan Mudiasa, mengaku berterima kasih diadakan vaksinasi dengan jemput bola dan vaksinasi dipusatkan di bale banjar.
“Jadinya lebih dekat kalau mau vaksin. Maklum kalau di desa kan banyak orang tua (lansia), kalau harus ke puskesmas cukup jauh. Selain itu, kesibukan warga di desa, sekarang dengan ada vaksinasi di bale banjar, jadi lebih dekat dan gampang,” ungkap Wayan Mudiasa.
Vaksinasi yang diadakan BIN Daerah Bali dengan door to door, sehari sebelumnya, Kamis (4/8/2022) juga diadakan di wilayah Kelurahan Semarapura Kauh. (yan)








