
BULELENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Satgas Covid-19 gulirkan vaksinasi dosis IV atau Booster II bagi tenaga kesehatan (nakes). Pada hari pertama vaksinasi, sebanyak 236 dari 3.676 total jumlah nakes di Kabupaten Buleleng yang terdaftar dalam Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) sudah tervaksinasi.
“Vaksinasi dosis IV atau booster II bagi nakes di Kabupaten Buleleng kami laksanakan mulai hari ini dengan target 200-300/hari. Sesuai target dari tim medis, pada hari pertama ini sebanyak 204 orang nakes sudah tervaksinasi dosis IV,” ungkap Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Buleleng, Ketut Suwarmawan usai memantau vaksinasi, Jumat (5/8/2022).
Dari hasil pemantauan, kata Kadiskominfosanti Buleleng ini, vaksinasi nakes yang dilaksanakan pada masing-masing fasilitas kesehatan (faskes) tidak hanya diatur berdasarkan jumlah vaksin yang tersedia tapi juga bertahap dari bidang yang ada agar tidak mengganggu pelayanan kepada publik.
“Pengaturan dilakukan sebagai antisipasi bila terjadi KIPI atau reaksi setelah vaksinasi, seperti nyeri pada lengan, sakit kepala atau mual sehingga yang bersangkutan butuh istirahat,” tandasnya.
Vaksinasi dosis IV pada faskes dimana nakes bertugas juga dilaksanakan sebagai upaya percepatan penguatan imunitas garda terdepan penangananan Covid-19.
“Seperti di Dinkes Buleleng, RSUD Buleleng dan Puskesmas sehingga tidak harus meninggalkan tempat tugas untuk menjalani vaksinasi,” terangnya.
Didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Buleleng, I Gede Artamawan, mantan Kabaghumas dan Prokom Setda Buleleng ini menandaskan meskipun tidak ditargetkan pemerintah pusat, vaksinasi dosis IV bagi nakes tetap menjadi prioritas.
“Karena tujuan vaksinasi dosis IV adalah penguatan imun nakes untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19. Kemarin kita terima 162 vial vaksin jenis moderna dari Satgas Covid-19 Bali dan hari ini sudah terpakai 9 vial,” ungkapnya.
Ia berharap, dengan vaksin dosis IV bagi nakes ini, penanganan kasus Covid-19 sesuai data informasi tim medis pertanggal 5 Agustus 2022 sebanyak 12 kasus konfirmasi baru dan 92 kasus dalam perawatan dapat lebih dioptimalkan. (kar/jon)








