
JEMBRANA – Salah seorang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jembrana I Wayan Suardika akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengkab POBSI Jembrana periode 2022 – 2026, pada Musyawarah Kabupaten (Muskab) POBSI Jembrana yang digelar di Kantor KONI Kabupaten Jembrana, Senin (27/6/2022).
Pasca terpilih secara aklamasi, Wayan Suardika bakal menyiapkan kepengurusan dalam waktu maksimal dua pekan ke depan. Selain itu Wakil Ketua DPRD dari fraksi Golkar itu juga akan memperjuangkan satu atlet yang dikabarkan bakal dicoret oleh KONI Jembrana terkait kuota karena terbatasnya anggaran.
Persoalannya 5 atlet biliar putra dan putri tersebut semuanya merupakan peraih medali pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan. Saat itu POBSI Jembrana meraih 1 emas, 1 perak 4 perunggu. Kelima pebiliar Jembrana itu yakni Komang Wijaya, Edward Sanjaya, I Made Asmita, I Made Adi Yatmika serta satu pebiliar putri, Luh Mas Ardila Putri. Selain itu cabang olahraga biliar merupakan grade 1 di KONI Jembrana.
“Ya nanti setelah membentuk kepengurusan baru ini kami akan berbicara dengan pengurus dan pelatih, serta melihat peluang Raihan medali nantinya di Porprov Bali XV/2022 di Gianyar,” tutur Suardika, usai Muskab POBSI Jembrana.
Diakuinya, jika nantinya memang peluang medali itu terbuka dan pertimbangan kelima pebiliar semua meraih medali di Porprov Tabanan, kalau benar nanti ada pencoretan, maka pastinya akan diperjuangkan.
“Pasti kami perjuangkanlah semua itu dan akan kami bicarakan dengan KONI Jembrana. Intinya kan semua itu demi prestasi biliar di Kabupaten Jembrana. Intinya semua itu demi kemajuan prestasi biliar dan bisa membesarkan olahraga biliar Jembrana,” demikian Wayan Suardika. (ari/jon)








