
DENPASAR – Munculnya pebiliar putri muda diharapkan terjadi pada Kejuaraan Biliar yang digeber Jepun Billiard Denpasar dengan tajuk Ladies 9-Ball Tournament yang merupakan ajang mengasah kualitas teknik khususnya pebiliar muda putri, sehingga kedepannya mampu menjadi pebiliar pelapis para seniornya, serta mampu menjadi andalan Bali di even-even nasional.
Keinginan itu diutarakan Ketua Umum Pengprov POBSI Bali Laksmi Duarsa yang turut membuka kejuaraan itu Sabtu (25/6/2022). Kejuaraan itu sendiri berakhir pada Minggu (26/6/2022). Dari 25 pebiliar putri yang terlibat, setengah lebih merupakan pebiliar muda.
“Ya, harapan kami turnamen seperti ini bisa menjadi ajang persaingan kompetitif bagi para pebiliar muda sehingga kualitasnya bisa meningkat dan bisa menjadi evaluasi diri sendiri untuk menjadi lebih baik lagi dari sisi performa ke depannya,” tutur Laksmi Duarsa, Minggu (26/6/2022).
Turnamen seperti yang digelar Jepun Billiard diakui Wanita yang juga dokter spesialis kulit dan kelamin itu, merupakan turnamen sangat positif karena memang kejuaraan biliar untuk putri sangat jarang digelar.
“Ini bagus karena dengan turnamen seperti di Jepun Billiard ini menjadi motivasi besar bagi pebiliar muda putri termasuk dari kalangan siswi atau mahasiswi untuk kian tertarik bermain yang akhirnya berlatih dan akhirnya mengikuti kejuaraan,” tandas Laksmi Duarsa.
Di lain pihak, owner Jepun Billiard Helmy Elissa mengaku jika dirinya menggelar kejuaraan tersebut salah satunya memang untuk pembinaan khususnya bagi pebiliar putri yang masih muda, serta memberikan kesempatan untuk mengukur kemampuannya dengan menghadapi pebiliar seniornya.
“Pebiliar yang ambil bagian juga banyak yang nantinya bakal turun di Porprov Bali XV tahun 2022. Bahkan hampir semua kabupaten/ kota di Bali pebiliar putri ambil bagian. Uniknya di babak-babak awal ada pebiliar putri yang satu tim di Porprov Bali nanti sudah bertemu dan saling mengalahkan,” pungkas Helmy Elissa. (ari/jon)








