Vespa dari Tahun 1949 sampai 2021 Ditampilkan di Vespa Museum VWD 2022

0
211
Sejumlah vespa dari tahun ke tahun yang ditampilkan dalam Vespa Museum serangkaian VWD 2022

KUTSEL – Menghiasi Vespa World Days (VWD) 2022, juga dimeriahkan dengan keberadaan Vespa Museum. Lokasinya berada di area Bali Collection, dengan menghadirkan produk Vespa dari tahun ke tahun.

Pertama yang terlihat yakni produk Vespa Bacchetta yang berangka tahun 1949. Sedangkan yang terbaru yaitu Vespa tahun 2021, berupa Vespa Sprint 150 i-get Limited Edition. Vespa tersebut dirancang berdasarkan model Vespa yang sangat digemari, yakni Vespa Sprint 150 i-get ABS, dan diluncurkan sebagai penanda perayaan ulang tahun ke-10 PT Piaggio Indonesia.

Guna memberikan pengalaman yang berkesan eksklusif, Vespa tersebut ditawarkan secara terbatas yakni hanya sebanyak 1010 unit saja. Dan di setiap unitnya ditandai dengan nomor pada badge khusus tanpa terkecuali.

Managing Director The Nusa Dua – ITDC I Gusti Ngurah Ardita mengungkapkan, Vespa Museum merupakan salah satu hal yang menghiasi gelaran VWD 2022. Itu menjadi salah satu spot, di samping spot utama yakni Pulau Peninsula dan lokasi atraksi di area parkir.

“Kegiatan ini menghadirkan sekitar 8.500 orang pecinta Vespa,” sebutnya.

Selaku pengelola kawasan The Nusa Dua, Ardita mengaku sangat berterimakasih atas dipilihnya The Nusa Dua sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan. Melalui VWD 2022, diharapkan dapat sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata. Apalagi diketahui, ada belasan negara yang turut hadir.

“Dengan ini, kami tentu juga berharap terjadinya peningkatan kunjungan. Dan dari ribuan peserta ini, memang banyak juga yang tinggal pada hotel-hotel dalam kawasan,” ucapnya.

VWD 2022, sambung dia, merupakan sebuah event komunitas terbesar yang dilaksanakan di kawasan The Nusa Dua pasca pandemi. Melihat tingginya antusiasme, Ardita menilai bahwa komunitas adalah sebuah peluang yang sangat berpotensi untuk digarap ke depannya.

“Dengan pengalaman ini, kami melihat ini sebagai model baru yang bisa kami implementasikan ke depannya. Potensi ini saya kira cukup besar, apalagi yang namanya komunitas ini kan bermacam-macam bentuknya. Ada komunitas mobil, sepeda, motor, dan lain sebagainya,” tambahnya.

Suksesnya penyelenggaraan VWD, kata dia, tidaklah lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Termasuk dukungan pemerintah, baik Pusat ataupun Daerah.

“Besok, rencana Pak Gubernur akan hadir untuk membuka bersama Bapak Menteri BUMN. Kegiatan ini rencananya akan ditutup Pak Wakil Gubernur. Itu bagian dari bentuk perhatian pemerintah, sekaligus mendorong kepariwisataan kita,” pungkasnya. (adi/jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nine − eight =