
MALANG – Bupati Jembrana I Nengah Tamba memberikan materi kuliah umum di Kampus Widyagama Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (18/5/2022).
Kuliah umum yang bertempat di Auditorium Kampus setempat, selain diikuti perwakilan mahasiswa Widyagama melalui daring maupun luring, juga diikuti 207 kelian banjar se-Kabupaten Jembrana.
Sedangkan materi dan narasumber diisi Rektor Universitas Widyagama Agus Tugas Sudjianto, serta Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Malang Ferry Hari Agung.
Dalam paparannya, Bupati Jembrana menjabarkan visi dan misinya membangun Jembrana. Mengusung visi “Mewujudkan Masyarakat Jembrana Bahagia Berlandaskan Tri Hita Karana”.
Visi itu dijabarkan kedalam misi “Nangun Sad Kerthi Loka Jembrana” yang mengandung enam unsur kehidupan yang harus dijaga bersama.
Selain itu, Bupati Tamba juga mengajak masyarakat Jembrana bersiap. Bagaimana daya dukung kemajuan akan tumbuh yang disebutnya tahun Jembrana emas 2026. Mulai dari pembangunan jalan tol sebagai pintu masuk investasi di Kabupaten Jembrana.
“Bagaimana pariwisata di Jembrana bisa menggeliat, satu-satunya jalan adalah dengan adanya jalan tol. Karena kelemahan kita selama ini adalah di sektor infrastruktur,” ujar Bupati Tamba.
Ia menyadari bahwa warisan budaya dan pariwisatanya Jembrana tidak sehebat kabupaten lain. Oleh itu langkah awal yang harus dicapai adalah pembangunan infrastruktur jalan tol. Sehingga jarak tempuh menuju Jembrana bisa dipangkas.
“Oleh karena itu saya berpikir Jembrana harus out of the box, Jembrana tidak akan sama dengan Kabupaten lain. Pembangunan jalan tol akan dimulai dengan ground breaking, saat ground breaking dimulai secara otomatis investasi akan masuk ke Jembrana. Akan ada lapangan golf, culture park, international airport, akan ada juga hotel hotel berbintang,” jelasnya.
Keberadaan infrastruktur juga disebutnya akan menggerakkan sektor lain. “Kami mulai dengan satu gerakan ekonomi nyata lewat gerakan anak muda, UMKM dan startup. Itu juga kita garap,” papar Tamba.
Karena itu, Bupati mengajak semua pihak bersiap termasuk para kelian yang hadir dalam kuliah umum.
“Apa yang didapat hari ini semoga menjadi pengetahuan dalam hal leadership. Mulai dari memimpin wilayah terkecil di lingkungannya sehingga untuk menyambut tahun 2026 Jembrana emas itu sudah disiapkan dari sekarang. Apa peran dan apa yang harus dilakukan. Sehingga nanti sudah siap dan mengerti arah kebijakan dan arah pembangunan di Kabupaten Jembrana,” tandasnya. (ara,dha)








