Proyek Pembangunan Tol Segera Digarap, Lolak Harapkan Kampung Miliarder Tidak Menular ke Bali

0
218
Ketua DPD Hanura Bali Kadek Arimbawa alias Lolak

DENPASAR – Ketua DPD Partai Hanura Bali Kadek Arimbawa memberikan apresiasi terhadap proyek-proyek infrastruktur yang dibangun di Bali. Salah satunya rencana pembangunan jalan tol Mengwi-Gilimanuk dan sedang dalam proses pembebasan lahan. Dalam pembebasan lahan, masyarakat pemiliki tanah sepanjang jalan tol yang akan dibangun dipastikan akan senyum sumringah karena mendapat banyak ganti rugi dari pembebasan lahan.

“Saya mengingatkan kepada masyarakat Bali saat pemberian ganti rugi pembebasan tanah yang diperuntukan untuk pembangunan jalan tol, kampung miliader di Tuban, Jawa Timur jangan pernah terjadi di Bali,”pinta Kade Arimbawa yang didampingi staf ahli DPRD Bali Gede Wirajaya Wisna di Denpasar, Kamis (12/5/2022).

Pengalaman kampung miliader, di Tuban, Jawa Timur tentunya bisa dijadikan pengalaman berharga bagi masyarakat Bali yang akan mendapatkan biaya ganti rugi saat pembebasan lahan. Ketua DPD Hanura Bali ini menyarakan dana ganti rugi yang diperoleh jangan dimanfaatkan untuk berpoya-poya atau hura-hura.

Lolak-demikian panggilan akrab politisi Hanura Bali ini, pembangunan infrastruktur sudah pasti akan berdampak positif terhadap perekonomian Bali secara merata.

“Saya berharap masyarakat yang mendapatkan ganti rugi, dananya bisa diklola dengan baik dan benar-benar bermanfaat untuk kehidupan ekonomi keluarga. Masyarakat harus mengambil pengalaman dari kampung miliarder di Tuban Jawa Timur. Uang ganti rugi harus dikelola dengan baik dan bermanfaat untuk jangka panjang,”pintanya mewanti-wanti.

Ketua DPD Hanura Bali ini juga berharap, masyarakat yang mendapatkan ganti rugi lahannya tidak digunakan untuk foya-foya yang hanya bisa dinikmati sesaat.Lolak juga menyarankan agar pemerintah daerah yang dilintasi jalan tol turut memperjuangkan masyarakatnya. Terutama dalam pengembangan bagi UMKM.

“Paling tidak agar disediakan tempat mereka berjualan pada titik-titik yang telah ditentukan sebagai rest area,”ujarnya.

Kedepan, Lolak menambahkan dibangunnya jalan tol Mengwi – Gilimanuk dipastikan akan mempercepat akses perjalanan di darat. Adanya jalan tol nanti, dipastikan akan terjadi pemerataan pembangunan di Bali barat. Selama ini ada kesan pembangunan hanya di Bali Selatan saja sehingga terkesan terjadi ketimbangan pembangunan Bali yang tidak merata.

Saat ini, pemerataan pembangunan sudah terlihat baik di Bali timur maupun di Bali barat. Proyek infrastruktur banyak dibangun di Bali timur seperti pelabuhan segitiga emas dan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung.

“Setelah pembangunan jalan tol selesai di Bali barat, pengembangan pariwisata akan terjadi di Bali barat sehingga pemerataan pembangunan ekonomi bisa terwujud dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Bali,”pungkasnya. (arn/jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × five =