Ajik Krisna Berencana Buat Lintasan Motocross di Saba  

0
277
Rapat terkait rencana Ajik Krisna membuat lintasan motocross di wilayah Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.
Rapat terkait rencana Ajik Krisna membuat lintasan motocross di wilayah Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.

GIANYAR – Pemilik Krisna Oleh-Oleh khas Bali, Gusti Ngurah Anom alias Ajik Krisna berencana membuat lintasan motocross di wilayah Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

Hal itu terungkap dalam rapat, Minggu (8/5/2022), di lobi Krisna Oleh-Oleh Bali, Banjar Blangsinga. Ajik Krisna menyampaikan keinginnya membuat litasan motocross yang dekat dengan fasilitas akomodasi pariwisata. Sebab, selama ini lintas offroad yang ada di Bali belum memiliki fasilitas yang lengkap.

“Dari semua lintasan, jika ada di Gianyar cukup lengkap memiliki fasilitas. Kita ingin masyarakat bisa hidup, Petani bisa meningkatkan pendapatannya, karena lintasan akan melewati jalan pertanian. Nanti masyarakat bisa menjual kelapa muda hasil kebun hasil pertanian di sepanjang lintasan, serta dari tiket masuk,”kata Ajik Krisna.

Hal ini pun tidak muluk-muluk karena pengalamannya bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bali, adanya lintasan motocross atau offroad di satu desa sangat besar dampaknya kepada masyarakat.

“Sekali event saja bisa mendatangkan 500 orang dengan tiket pendaftaran Rp 150 ribu. Yang pecah rekor kemarin sampai 2. 000 orang. Belum lagi ATV yang bisa beroprasi setiap hari dipaketkan dengan oleh-oleh Krisna,” ujarnya didampingi pengurus IMI Bali.

Pihaknya akan menyerahkan semua pendapatan itu untuk dikelola desa atau desa adat.

“Dari paparan bendesa atau perwakilan yang hadir, kita akan turun survey menjajaki jalan dulu, apakah ada tanah pribadi, tanah adat. Yang penting diizinkan dulu, untuk persentase ganti rugi lahan pertanian pribadi nanti setelah survey kita bicarakan,”ungkapnya.

Pihaknya dalam waktu dekat akan turun untuk survei lintasan.

“Ini murni pengabdian saya pada masyarakat Saba. Namun jika dalam survey tidak memungkinkan karena adanya mengharuskan sewa lahan pribadi, kami akan pindahkan ke desa lain. Sebab dalam perhitungan, kita hanya bisa ganti rugi panen atau kerjasama lainya. Jika sewa atau kontrak belum bisa kita lakukan,” tandasnya.

Lintasan motocross atau ATV itu membutuhkan lebar jalan kurang lebih 3 meter dengan panjang lintasan 3 kilometer atau lebih.

“Yang jelas nanti mereka akan bisa sampai sore mengelilingi Saba ini. Satu hari liburan merka bisa di Saba. Dampaknya akan sangat luar biasa bagi masyarakat,” imbuhnya. (jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 4 =