Gadis Asal Karangasem Diduga Jadi Korban Pencabulan Dukun Bebai

0
1290
ilustrasi

KARANGSEM—Dukun cabul berulah di Karangasem. Janjinya mampu menghilangkan segala penyakit. Namun proses pengobatan diluar batas kewajaran, membuat pasiennya berontak dan malaporkan prilakunya itu ke kantor polisi.

KSD (45) begitu inisial dukun cabul asal Kecamatan Bebandem ini. Informasi yang dihimpun Jumat (6/5/2022), menyebutkan, proses pengobatan yang dilakukan KSD sangat nyeleneh. Selain meremas payudara, alat vital pasien juga dimainkan dengan jari tangannya. Tak cukup sampai disana, sang dukun cabul ini juga mengajak pasien berhubungan intim. Dalilnya agar penyakit yang menggerogoti pasien cepat bisa hilang dengan tuntas.

Naas, itu dialami seorang gadis berusia 27 tahun asal Desa Bungaya, Kecamatan Bebadem. Kisahnya, berawal Sabtu, 30 April 2022, sekitar pukul 20.00 Wita. Malam itu, korban dihantar seorang temannya berinisial DGL (45) asal Jasri, datang ke rumah sang dukun dengan tujuan berobat. Kedatangan korban disambut baik sang empunya rumah dan langsung dilakukan proses pengobatan dengan cara diberikan air sam-sam dan korban langsung meminumnya.

“Dia (dukun itu) bilang tubuh saya berisi penyakit bebai (banyak susuk), dan meminta saya datang kembali kerumahnya untuk menginghilangkan sisa-sisa penyakit,” tutur korban saat melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polres Karangasem, Kamis (5/5/2022).

Kepolosan dan demi kesembuhan dirinya dari penyakit yang diderita, korban menuruti permintaan sang dukun. Esok harinya, Selasa (3/5/2022) pada jam yang sama, korban kembali berobat ke rumah KSD. Kali ini korban datang ditemani ibu kandung dan kedua orang adik kadungnya, DGL juga ikut menghantar. Dalam terawangan sang dukun, kedua adiknya dinyatakan linglung dan tidak mampu mengenali keluarga.

Usai menerawang kedua adiknya, malam itu juga dukun KSD, mulai melakukan proses pengobatan untuk penyembuhan penyakit yang diderita korban dengan cara meraba-raba kemaluan korban.Korban yang focus pada kesembuhan penyakitnya, tak terlalu hirau dengan proses pengobatan yang dilakukan sang dukun. Sampai disini proses pengobatan untuk kesembuhan penyakit yang diderita korban belum usai.

Keesokan harinya, Rabu (4/5/2022), korban kembali datang dengan kedua adiknya, tanpa ditemani ibu kandungnya, namun tetap dihantar DGL. Dalam pengobatan, KSD menyuruh korban untuk menginap dengan alasan mempermudah proses pengobatan dan korban mengiyakan.

Kali ini proses pengobatan yang dilakukan KSD benar-benar di luar batas kewajaran. KSD diduga kembali melakukan perbuatan cabul dengan meraba kemaluan korban, namun korban pasrah karena ingin sembuh dari penyakitnya. Tak cukup sampai disana, proses pengobatan lanjutan pada Kamis (5/5/2022) sekitar pukul 16.30 Wita, KSD kembali melalukan perbuatan cabul terhadap korban. Proses pengobatan dilakukan yang dilakukan jauh dari norma-norma susila. Jika sebelumnya hanya meraba-raba kemaluan, pada pengobatan sesi terakhir, KSD memasukan jarinya ke kemaluan korban dan memainkannya.

Korban sempat menanyakan proses pengobatan tersebut, namun KSD menjawab dengan enteng, yakni untuk menghilangkan sisa penyakit yang ada di dalam tubuhnya. Sejurus kemudian KSD mengajak korban melakukan persetubuhan, alasannya agar proses penyembuhan cepat selesai. Dari sini korban baru mulai mendapatkan firasat buruk dan menolak ajakan KSD, karena sistem pengobatan yang dilakukan sudah tidak benar.

“Saya berontak agar bisa lepas dari kamar itu. Tapi Pak DGL memegang tubuh dan memebakap mulut saya sangat kuat. Karena saya melawan dukun KSD langsung marah dan menampar saya. Ada tujuh kali tamparan, selain mengenai muka, juga menganai badan, dan bagian kaki. Untung keluarga saya cepat datang dan saya terhindar dari perbuatan keji itu,” tutur korban mengenang kepiluannya itu.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Karangasem AKP Aris Setiyanto, belum bisa dikonfirmasi berkaitan laporan itu. Dihubungi melalui telpon selulernya, Jumat (6/5/2022) siang, yang bersangkutan tidak ada menjawab. (wat/jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

14 − 3 =