
DENPASAR – Menyadari persaingan bakal cukup ketat, Pengkab Muaythai Indonesia (MI) Klungkung bakal turun full team pada Porprov Bali XV/2022 yang rencana dihelat pada November 2022. Tak tanggung-tanggung target yang dipancang minimal 5 medali emas. Namun jumlah tersebut tak menutup kemungkinan bisa lebih. Rival berat tetap dianggap dari Buleleng tanpa meremehkan daerah lainnya di Bali.
Pengakuan itu datangnya dari pelatih kepala tim Muaythai Klungkung Ade Iwan Setiawan. Mantan Binpres Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Bali itu menilai rival berat dari Bulelemg berdasarkan dari hasil Kejuaraan Muaythai Piala Bupati Klungkung lalu, karena Buleleng juara umum dan Klungkung Juara Umum II.
“Buleleng memang sudah sejak 2013 sudah menekuni muaythai sedangkan kami di Klungkung baru setahun. Dan dengan peralatan yang ada saja untuk latihan. Tapi kami juga tidak mau meremehkan daerah lainnya karena persaingan ketat terjadi saat kejuaraan Piala Bupati Klungkung itu,” kata Iwan Setiawan saat dihubungi, Kamis (5/5/2022).
Klungkung diakuinya siap turun full team di kelas tanding 12 kelas putra dan 8 kelas putri. Termasuk 2 kelas seni yakni waikru dan Borang. Sedangkan untuk untuk kategori junior masih dipertimbangkan.
“Saat ini kami memiliki fighter putra dan putri sekitar 20 sampai 25 fighter dan masih berlatih mandiri di dua camp di Denpasar yakni Camp Family dan Camp Dewata Warior. Saat ini masih belum latihan seperti pemusatan latihan karena masih menunggu dari KONI Klungkung kapan mulai digelar Training Camp (TC),” tegas Iwan Setiawan.
Para fighter itu selain dipoles Iwan Setiawan juga asisten pelatih Made Yoga dan pelatih fisik John Seran. Perencanaan juga disebutkan Iwan Setiawan nantinya bakal akan uji coba di bulan Juni atau Juli dengan menyasar daerah Probolinggo atau Banyuwangi. (ari/jon)








