
DENPASAR – Tim nasional (timnas) Vovinam Indonesia menganggap tim tuan rumah Vietnam merupakan lawan berat yang harus ditaklukkan saat saat berlaga di SEA Games 2022 Hanoi, pada mei 2022. Ada pertimbangan tersendiri kenapa tuan rumah dianggap lawan berat Indonesia.
“Ya kan pertama Vietnam merupakan tuan rumah SEA Games yang pastinya akan memberikan suntikan motivasi tersendiri bagi atlet vovinam mereka. Kedua ya memang olahraga vovinam ini asalnya dari Vietnam,” ujar manajer timnas Vovinam Indonesia, Isnaldi Muhammad Dini saat dihubungi, Selasa (26/4/2022).
Meski demikian disebutkannya, lawan terberat Vietnam tetap saja wajib ditaklukkan para atletnya.
“Ini tantangan bagi kami untuk kerja keras menaklukkan Vietnam dan kini kami fokus itu. Vietnam lawan berat berdasarkan monitoring kami ke semua tim lawan dan kekuatan Vietnam perlu kami waspadai. Semua itu sesuai dengan pemetaan grade yang kita lakukan,” imbuhnya.
Ditambahkan Isnaldi, meski berat untuk menaklukkan tuan rumah, namun dengan berkekuatan 10 atlet dirinya optimis timnas Indonesia mampu minimal menyabet 2 medali emas. Target realistis yang dipancangnya itu memang 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Sedangkan dari 10 atlet yang akan diberangkatkan akan turun pada 6 nomor pertandingan.
Timnas vovinam Indonesia sendiri saat ini melakoni Tranning Camp (TC) di Pulau Dewata guna mematangkan performa sebelum tampil di SEA Games nanti. Saat ini Tim pelatih terus melakukan evaluasi berkala untuk memperbaiki kekurangan para atlet baik dari segi fisik maupun teknik.
Isnaldi mengungkapkan dari sisi persiapan, dengan sisa waktu beberapa hari menuju Vietnam, program latihan sudah mencapai hingga 92 persen, tinggal disempurnakan dalam evaluasi dan beberapa pematangan teknik saja.
“Kami menyesuaikan diri terus dan monitoring. Ini bagian dari evaluasi berkala dan rutin, agar bagaimana Tim Vovinam bisa mempersembahkan prestasi terbaik,” demikian Isnaldi. (ari/jon)








