
DENPASAR – Demi mematangkan berapa kelas yang dipertandingkan pada Porprov Bali XV/2022 yang rencananya dihelat pada November 2022, Pengprov Pertina Bali telah memplanning atau merencanakan semua itu. Rencananya untuk putra dipertandingkan 10 kelas dan untuk putri 4 kelas. Khusus putri 4 kelas tersebut juga bukan kelas eksebisi melainkan kelas resmi dengan medali yang diperebutkan.
Menurut Ketua Umum Pengprov Pertina Bali, Made Muliawan Arya, tak hanya kelas yang dipersiapkan itu, pria yang akrab disapa De Gajah itu juga memastikan, petinju PON Bali juga boleh turut ambil bagian di hajatan multi even olahraga dua tahun sekali itu.
“Kalau putra memang perkiraan kelas yang kami persiapkan ada 10. Khusus putri dengan 4 kelas setidaknya setiap kelas ada petinju putri minimal 2 atau 3 petinjulah. Apalagi sekarang perkembangan petinju putri di Pertina kabupaten.kota di Bali cukup bagus,” tutur De Gajah yang juga salah seorang Wakil Ketua DPRD kota Denpasar itu di Denpasar, Rabu (6/4/2022).
Berangkat dari semua itu, De Gajah meminta Pertina semua yang ada di Bali mempersiapkan petinju terbaiknya baik putra dan putri, karena peluang untuk bisa kiprah di jenjang lebih tinggi di even nasional semakin terbuka jika mampu menunjukkan prestasi terbaik di Porprov Bali 2022.
Menyoal petinju PON Bali boleh turun di Porprov Bali disebutkan pria yang juga Ketua Umum DPD Gerindra Bali itu, karena Porprov Bali memang merupakan jenjang untuk bisa turun di Kejuaraan Nasional (Kejurnas), pra-PON maupun PON.
“Kalau juara SEA Games memang tidak boleh turun di Porprov Bali. Tapi kalau petinju PON bolehlah. Kalau tidak, petinju PON seandainya lolos langsung ke pra-PON lalu juara Porprov Bali muncul dan diadu dengan petinju PON untuk ke pra-PON kan rasanya tidak pas,” pungkas De Gajah. (ari/jon)








