
DENPASAR – Pengprov Perkemi Bali kini tengah menunggu kepastian dari Dispora Bali dalam gelaran Pekan Olahraga pelajar (Porjar) Bali tahun 2022. Meski demikian para kenshi putra dan putri pelajar dari SMP sampai SMP akan dipersiapkan.
“Kami menunggu keputusan Dispora Bali ini karena juga ada imbauan dari PB Perkemi. Isi imbauan itu tak lain, agar dapat ikut pada Pekan Pelajar Olahraga Nasional (Popnas) tahun 2023 dan dapat ikut di semua nomor pertandingan, agar disiapkan atlet kenshi pelajar di wilayah masing-masing mulai dari sekarang. Penuhi syarat usia maksimal, tingkatan kyu dan status pelajar di tahun 2023. Termasuk diterimanya anggota baru dari kenshi pelajar,” tutur Wakil Ketua Umum Pengprov Perkemi Bali Fredrik Billy di Denpasar, Kamis (31/3/2022).
Disebutkannya, berkaitan dengan Popnas tersebut lanjut pria yang berprofesi sebagai advocat itu, kempo Bali sudah masuk di Porjar Bali yang rutin digelar Dispora Bali. Hanya karena tahun lalu tidak ada gelaran Porjar karena anggaran Dispora Bali dan masih masa pandemi Covid-19, akhirnya kempo juga tidak terlibat.
“Oleh karena itu untuk tahun 2022 kami siapkan atlet kenshi pelajar SMP dan SMA serta berkoordinasi dengan Dispora Bali, semoga Dispora Bali bisa menggelar Porjar tahun ini dan kempo bisa mempersiapkan segalanya agar bisa mengikuti Popnas 2023,” beber Billy.
Porjar ini dinilainya sangat penting, karena dengan mengikuti Porjar dan Popnas maka Perkemi Bali bisa membina generasi muda kenshi yang ke depannya bisa diproyeksikan turun di even nasional termasuk PON maupun even internasional.
“Nanti saat kenshi senior Bali tidak lagi menjadi atlet karena usia sudah melebihi persyaratan PON, maka Bali akan memiliki penerus jejaknya,” pungkas Billy. (ari/jon)








