
DENPASAR – Tim bayangan judo Porprov Denpasar kini mayoritas diperkuat judoka muda dan hanya sekitar 20 persen dari jumlah yang ada nantinya merupakan judoka yang turun pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan silam.
Seperti diutarakan Ketua Umum Pengkot PJSI Denpasar Agus Putra Adnyana, sementara ini judoka penghuni tim bayangan Porprov Denpasar terdiri dari 13 judoka putra dan 12 judoka putri.
“Tim bayangan ini bisa saja nantinya bertambah setelah akhir April mendatang kami menggelar kejuaraan antar klub di Denpasar. Jadi nanti ada perekrutan lagi di tim bayangan,” kata Agus Putra Adnyana di Denpasar, Kamis (31/3/2022).
Disebutkannya, untuk tim inti sendiri diproyeksikan terbentuk pada Mei mendatang dengan penghuni tim 16 judoka terbaik yang terbagi dari 8 judoka putra dan 8 judoka putri. Dalam jumlah tersebut terdapat 20 persen merupakan judoka yang turun di Porprov Tabanan silam.
“Kami mayoritas memang menggunakan judoka muda karena kami persiapkan tak hanya di Porprov Bali gotong royong sekarang ini namun juga untuk Porprov Bali selanjutnya dan PON 2024 mendatang. Kami nantinya turun full di semua nomor yang dipertandingkan,” tambah pria yang akrab disapa Agus itu.
Prosentase judoka senior itu sendiri sedikit karena memang banyak judoka yang tidak bisa turun di Porprov Bali tahun ini karena usianya sudah lewat dari batas persyaratan usia yakni dibawah 30 tahun.
“Jadi kalaupun di Porprov Bali nantinya usianya masih bisa turun namun ke depannya tidak bisa ambil bagian di PON 2024 maka ya tidak kami rekrut. Salah satu contohnya yakn judoka Adi Wirawan di kelas -73 tahun. Soal target tetap juara umum seperti Porprov Tabanan dimana judo Denpasar mempersembahkan 9 emas dari 18 nomor yang dipertandingkan,” tutup Agus. (ari/jon)








