
TABANAN – Ditengah kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menjeratnya saat ini, ternyata dukungan terhadap mantan bupati Ni Putu Eka Wiryastuti di Tabanan masih sangat tinggi. Terbukti, setelah KPK menetapkan sebagai tersangka, muncul baliho dukungan di Desa Bengkel, Kediri Tabanan.
Munculnya baliho dukungan tersebut diketahui sejak Minggu (27/3/2022) pagi. Setidaknya ada tiga baliho ukuran sedang dipasang. Satu berada di pintu masuk utara desa Bengkel yang berbatasan dengan Desa Pajaten. Satu terpasang di pintu masuk desa di selatan berbatasan dengan Desa Pangkung Tibah. Sementara satu lagi terpasang di Banjar Bengkel Kawan. Belum diketahui pemasang baliho tersebut. Namun ada dugaan, salah satu tokoh desa setempat yang merupakan loyalis Eka Wiryastuti.
Baliho yang terpasang tersebut adalah foto mantan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memakai baju merah dengan selendang hitam setengah badan. Di bagian atas tertulis, Eka Wiryastuti adalah Pahlawan Kami…! Baliho terpasang jelas di perbatasan desa dan mudah terlihat pengguna jalan karena berada di tikungan.
Perbekel Desa Pejaten Nyoman Wahya Biantara ketika dikonfirmasi membenarkan adanya pemasangan tiga baliho tersebut.
“Saya ketahui pagi tadi (kemarin). Tapi informasinya dipasang sehari sebelumnya,” katanya Minggu (27/3/2022).
Terkait pemasangan baliho tersebut, pihaknya tidak mengetahui motifnya. Namun dia menduga sebagai bentuk simpati dan dukungan pada Bu Eka yang sedang terjerat kasus. Begitupun pemasangnya, dia tidak menyebutkan nama secara pasti. Namun dugaannya adalah seorang tokoh desa Bengkel yang memang loyalis Eka Wiryastuti.
Ditanya sikapnya terkait dengan kasus yang menjerat Eka Wiryastuti, Wahya mengaku sangat terkejut dan sedih. Apalagi sebelumnya Eka Wiryastuti pernah menjadi atasan di pemerintah Kabupaten Tabanan dan dirinya selaku perbekel.
“Terkejut dan sedihlah, saya pernah menjadi anak buahnya di pemerintahan desa,” ucapnya.
Apalagi, di awal pandemi Covid-19, Eka Wiryastuti pernah membantu warganya dengan memborong sayur milik petani Desa Bengkel kemudian dibagikan kepada warga. Juga telah banyak membantu warga.
Dari penelusuran, diketahui ternyata yang memasang baliho tersebut adalah seorang tokoh Desa Bengkel I Ketut Sutama yang dikenal sebagai loyalis Eka Wiryastuti. Dikonfirmasi terpisah Sutama mengatakan pemasangan baliho tersebut sebagai bentuk dukungan moral.
“Itu bentuk dukungan moral. Bu Eka tidak sendiri, ada kami di Tabanan,” tandasnya.
Pihaknya berharap Eka Wiryastuti ikhlas menghadapi proses hukum ini, mungkin sudah jalan Tuhan. Namun pihaknya kembali menegaskan tetap mendukung Bu Eka , karena selama ini sudah banyak membantu Desa Bengkel seperti perbaikan jalan, pura dan lainnya.
“Dalam suka dan duka kami tetap bersama, Kami harap Bu Eka tidak merasa sendiri,” ucapnya. (jon)








