
DENPASAR – Perubahan helatan Porprov Bali XV/2022 yang diundur pada bulan November tidak seperti sebelum-sebelumnya di bulan September tak dipedulikan KONI Denpasar. Pasalnya, dalam sisi kesiapan, kontingen ibukota Bali ini selalu siap dalam segala hal dan telah diprogram jauh-jauh hari sebelumnya atau sejak tahun lalu.
Seperti diutarakan Sekretaris Umum KONI Denpasar Made Damiyasa, soal pengunduran Porprov Bali gotong royong itu, selama dua bulan, tidak berpengaruh apa-apa. Sebab, meski hal itu akan membuat persiapan kontingen Denpasar kian matang namun daerah lainnya juga akan melakukan hal sama.
“Memang tidak ada plus minusnya dengan gelaran Porprov Bali yang diundur. Artinya kapanpun hajatan olahraga dua tahun itu digelar kami kontingen Denpasar selalu siap turun dan siap bertanding dengan kondisi siap tempur,” kata Darmiyasa, Senin (7/3/2022).
Pastinya, kontingen Denpasar lanjutnya, akan selalu mengikuti yang telah diatur KONI Bali terkait gelaran Porprov Bali pada Bulan November. Bahkan, dalam kesiapan menghadapi itu semua, KONI Denpasar pada Maret ini akan menghelat tes fisik terhadap para atlet Denpasar yang nantinya turun di even dua tahunan itu.
“Pastinya tes fisik itu apakah pertengahan atau akhir yang jelas di bulan Maret ini. Ini untuk melihat sejauh mana perkembangan kualitas fisik para atlet Denpasar setelah berlatih rutin di cabang olahraga (cabor) masing-masing. Karena fisik merupakan dasar penting juga bagi para atlet putra dan putri kami,” terang Darmiyasa.
Menyoal atlet muda yang kemungkinan ada yang menggantikan para seniornya, Denpasar juga tak khawatir karena pembinaan atlet muda selalu berjalan tiap tahunnya. Hal ini terbukti Denpasar sebagai barometer atlet muda di Bali. (ari/jon)








