
DENPASAR – Lantaran memiliki potensi prestasi yang cukup bagus, Ketua Umum PB Kodrat H. Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta raihan medali emas di PON Papua lalu meningkat. Hal ini diutarakan Bamsoet saat melantik Kepengurusan Pengprov Kodrat Bali masa bakti 2021-2025 di Lapangan Pantai Merta Sari, Sanur Kauh, Minggu (20/2/2022). Pelantikan tersebut dirangkai dengan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Gelombang I.
Dalam arahannya, H.Bambang Soesatyo berpesan kepada pengurus baru ini, terus mengemban tugas untuk kepentingan bersama. Khusus untuk prestasi, Ketua MPR RI ini sangat berharap tim Tarung Derajat Bali bisa merebut emas lebih banyak lagi dari raihan di PON XX/Papua lalu.
“Potensi petarung di Bali sangat luar biasa. Anak-anak dari SD hingga SMA saya lihat sangat banyak. Ini harus dibina dengan berjenjang, sehingga ke depan saya yakin Bali bisa menjadi provinsi yang disegani di kancah nasional, terutama PON,” tutur Bamsoet.
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Kodrat Bali, I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya menguraikan, pengurus baru ini siap mengemban amanah yang diberikan oleh H. Bambang Soesatyo itu.
“Apa yang didapat di Papua lalu itu bukan hal yang instan. Perjuangan atlet, pelatih, pengurus lainnya wajib diapresiasi,” urainya.
Guna merealisasikan semua itu, dirinya siap menggeber Porsenijar kembali setelah dua tahun tidak dilakukan. “Kami akan upayakan di tahun ini Porsenijar bisa kembali dilanjutkan. Kenapa demikian, karena petarung PON itu lahir dari ajang Porsenijar itu sendiri,” sebut pria yang biasa disapa Turah Joko ini.
Tak terkecuali kedepannya mengembangkan petarung putri dan nomor seni gerak.
“Di Papua kemarin, petarung putri kita termasuk diperhitungkan. Dan sekarang PR besar adalah mencetak petarung di seni gerak sekaligus memantapkan petarung putra. Karena petarung yang meraih medali di PON lalu masih bisa tampil di PON 2024 mendatang,” pungkas Turah Joko. (ari/jon)








