
DENPASAR – Tim formatur Pengprov FPTI Bali yang baru saja menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) FPTI Bali dan menghasilkan Ketua Umum lama Putu Yudi Atmika kembali memimpin di periode kedua, langsung gerak cepat melakukan penyusunan pengurus baru yang solid dan pekerja keras.
Tim formatur sendiri semuanya berjumlah 5 orang terdiri Ketua FPTI Buleleng yakni Wahjoedi, Ketua FPTI Karangasem I Made Redana, Ketua Harian FPTI Klungkung Putu Seta Sumardika, pengurus dimisioner Andi Saputra serta Ketua formatur tak lain Ketua Umum terpilih yakni Putu Yudi Atmika.
Seperti diutarakan Wakil Ketua II demisioner Suhardi Eka Prasetya, tim formatur memiliki waktu maksimal dua pekan sejak musprov digelar lalu.guna menyelesaikan dan melengkapi kepengurusan baru nantinya. Ketua umum menginginkan pengurus nantinya bekerja keras karena ada gawe besar yakni Seri World Cup 2022 yang rencananya bakal dilangsungkan di GWK sekitar 24-26 September 2022.
“Disamping kerja berat yang dilakukan pengurus baru, nantinya juga dihadapkan pada arahnya ke prestasi seperti minimal memperthnkan emas di PON XXI/2024 karena persaingn akan lebih terbuka. Selain itu pengurus baru lainnya juga memiliki tanggung jawab pada Porprov Bali XV/2022,” kata Suhardi saat dihubungi, Senin (14/2/2022).
Kerja berat pengurus untuk Porprov Bali nanti juga mempersiapkan pertandingan dengan batasan umur, terdiri atlet usia diatas 25 tahun hanya boleh turun di 2 omor perorangan saja dan atlet dengan usia 15 – 24 tahun yang boleh turun di 2 nomor perorangan dan 3 nomor beregu/tim.
“Tak hanya itu nanti juga ada ajang pemanasan sebelum Porprov Bali digelar yakni sirkuit panjat tebing Bali. Rencananya ada 3 seri dan seri I bakal digelar di Jembrana setelah Hari Raya Nyepi ini, seri II di Gianyar sekitara Juni dan tuan rumah seri III di 3 Badung kalau memungkin digelar sebelum Porprov Bali akalu tidak memungkinkan setelah Porprov,” tutup Suhardi. (ari/jon)








