
TABANAN – Warga Banjar Surabrata, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, digegerkan dengan peristiwa kebakaran hebat yang melanda pertokoan milik I Gede Surya Dharma (49) warga Banjar Kutuh, Lalanglinggah yang berdampingan dengan Pasar Surabrata, Minggu (6/2/2022) malam. Akibat kejadian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 WITA. Saat itu, areal pasar tak ada aktivitas. Kemudian tiba-tiba saja, api muncul sejumlah toko mengalami kebakaran. Sedikitnya ada 10 unit toko yang terbakar dalam peristiwa itu. Pasca kebakaran, tim pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Tabanan langsung meluncur ke TKP untuk melakukan penanganan.
Dalam penanganan tersebut, 5 unit mobil damkar dikerahkan. Dalam waktu sekitar 1,5 jam, api baru berhasil dipadamkan. Hingga kini pihak kepolisian masih mencari penyebab kebakaran tersebut.
Kapolsek Selemadeg Barat AKP Ketut Tunas membenarkan kejadian tersebut.
“Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 WITA dan sudah berhasil ditangani bersama-sama. Pukul 23.30 Wita api berhasil dipadamkan,” kata AKP I Ketut Tunas, Senin (7/2/ 2022).
Disinggung mengenai penyebab kebakaran, masih belum ada info pasti. Pihaknya bersama tim masih melakukan penyelidikan. Kemudian, untuk kerugian juga masih belum bisa diketahui. Sebab. Tim di lapangan masih belum bisa meminta informasi kepada para pemilik toko atau yang mengontrak karena masih trauma dengan kejadian kebakaran itu.
“Sementara masih belum bisa diketahui,” ungkapnya.
Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali bersama Unit Identifikasi (Inafis) Polres Tabanan telah melakukan penyelidikan terkait peristiwa kebakaran yang menghanguskan 10 unit ruko di Banjar Suraberata, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Senin siang. Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui penyebab dari kebakaran tersebut. Terlebih, kerugian diperkirakan mencapai Rp 3 Miliar lebih. (jon)








