
DENPASAR – Panitia pelaksana (Panpel) Musyawarah Provinsi (Musprov) Pengprov POBSI Bali telah membuka pendaftaran untuk calon ketua umum (ketum). Sampai sekarang masih belum ada sosok atau figur yang resmi mendaftarkan diri.
Seperti diutarakan Ketua Panpel Musprov POBSI Bali I Gusti Ngurah Agung Reza Mahendra, sampai sejauh ini penjaringan calon ketum tetap berjalan sampai Musprov POBSI Bali digelar pada 20 Februari mendatang.
“Iya masih belum ada calon ketum yang mendaftarkan diri, sejak kami buka penjaringan dan pendaftaran mulai 27 Januari lalu. Tapi pendaftaran itu sendiri kami buka sampai Musprov digelar nantinya,” ungkap Reza Mahendra di Denpasar, Kamis (3/2/2022).
Secara umum dan sederhana persyaratan itu lanjutnya, tak lain figur yang diajukan pengkab/ pengkot di Bali nantinya minimal didukung 2 pengkab POBSI di Bali. Sedangkan persyaratan lainya hanya standar-standar saja.
“Intinya terserah saja siapa yang akan diajukan ya aturannya seperti itu. Kami selalu terbuka dalam pendafataran serta penjaringan calon ketum. Kita buat sederhana saja namun tetap sesuai dengan aturan atau AD/ART POBSI,” ujar mantan atlet boling Bali itu.
Lantas bagaimana dengan figur yang disebut-sebut namanya mencuat sebagai calon ketum yakni Laksmi Duarsa?
“Kami pada dasarnya tetap berpegangan dengan aturan yang ada. Meskiada calon ketum siap maju namun belum mendaftar secara resmi ya tetap kami anggap belum maju menjadi calon ketum,” tegas Reza.
Pihaknya tetap menunggu adanya figur yang mendaftarkan diri.
“Mungkin mendekati musprov aka nada calon ketum yang mendaftar. Kita tunggu saja perkembangannya nanti,” demikian Reza Mahendra. (ari/jon)








