
DENPASAR – Kendati sudah memiliki poin maksimal di seleksi I panahan yang digelar Pengkot Perpani Denpasar, masih belum menjamin seorang pemanah Denpasar akan lolos masuk tim panahan Porprov Denpasar. Bukan karena masih ada seleksi III tapi juga penilaian lain di luar teknis juga turut menentukan.
Seleksi panahan Perpani Denpasar itu sendiri bakal digeber 22-23 Januari 2022 di Lapangan Panahan Perpani Denpasar di Kawasan Stadion Kompyang Sujana Denpasar. Sebelumnya seleksi I sudah digelar pada 18-19 Desember 2021 lalu.
Menurut Wakil Ketua I Perpani Denpasar Infithar Fajar Putra didampingi Sekretaris Umum Edy Pramono, faktor non teknis yang juga menjadi penilaian tak lain diantaranya terkait attitude, sportivitas, kejujuran, mental dan pastinya prestasi.
“Itu pertimbangan penting karena dengan semua itu akan menentukan pemanah dalam satu tim. Pasalnya, di tim sendiri juga sangat dibutuhkan kekompakan para pemanah baik di dalam maupun di luar arena panahan,” tutur Fajar Putra diamini Edy Pramono di Lapangan Panahan Wahana Bali, Rabu (19/1/2022).
Secara teknis ditegaskannya, untuk skoring di seleksi II tetap menggunakan kualifikasi dan eliminasi. Tapi tetap yang menjadi acuan adalah poinnya bukan kalah menangnya. Kalah menang aduan itu digunakan jika poinnya sama. Sistem ini tidak berbeda dengan sistem yang digunakan di Seleksi I silam.
Sementara itu, Edy Pramono menambahkan, untuk seleksi II nanti tidak masalah berlaga di lapangan panahan tersebut, meskipun jika ada helatan kompetisi Liga I yang menggunakan Stadion Kompyang Sujana.
“Untuk cabang olahraga panahan kegiatan khususnya pada seleksi II lokasi tidak disteril karena pertandingan kompetisi tidak ada jadwal pertandingan, sehingga kami bisa melaksanakan kegiatan itu. (ari/jon)








