
DENPASAR – Lima pebulutangkis muda Bali hasil seleksi provinsi (Selekprov) lalu, siap uji kemampuan pada seleksi nasional (seleknas) yang dilagsungkan 10-15 Januari 2022 di Pelatnas Cipayung. Pengprov PBSI Bali mengirimkan kelima pebulutangkis ke seleknas itu maksimal kelahiran 2004.
Menurut Ketua Umum Pengprov PBSI Bali, Wayan Winurjaya didampingi Sekum IGB Arya Candra Palasara ketika dihubungi mengutarakan, kelimanya diharapkan bisa menunjukkan kualitas meski persaingan untuk menuju Pelatnas itu sangat sengit dan kompetitif.
“Setidaknya dengan mengikuti seleknas menjadi pengalaman baru bagi anak-anak kita. Semua punya peluang dan kami harap anak-anak bisa memanfaatkan momentum ini dengan baik, karena tidak semua atlet bisa mengikutinya,” tutur Winurjaya diamini Candra Palasara, Minggu (9/1/2022).
Selain itu, dalam seleknas tersebut, para pebulutangkis Bali itu juga bisa mengukur kemampuannya. Sekaligus mengoreksi performa terutama tekniknya ketika menghadapi pebulutangkis daerah lainnya.
“Utamanya menghadapi pebulutangkis yang kemampuannya sama atau diatasnya,” tegas Winurjaya.
Sementara itu, Candra Arya Palasara menambahkan, untuk selekprov sendiri sudah dilangsungkan pada Desember tahun lalu di GOR Anugerah, Denpasar. Adapun kelima pebulutangkis tersebut yakni Kadek Guruh Sucahya di kategori tunggal putra. Putu Wahyu Arisandi di tunggal putri. Pasangan Made Aura Adi Wiguna/Nyoman Kepansya Pratista di ganda putra. Duet Putu Wahyu Arisanti/Karen Engelica di ganda putri dan Nyoman Kepansya Pratista/Keren Engelica di ganda campuran.
“Jadi satu atlet bisa merangkap di dua kategori. Sementara pelatih yang mendampingi saat seleknas nanti yakni I Made Nusantara dari Denpasar. Soal Biaya keberangkatan sendiri berasal dari anggaran PBSI Bali serta bantuan dari KONI Bali selaku induk organisasi olahraga,” tutup pria yang akrab disapa Tu Gus itu. (ari/jon)








