
DENPASAR – Meski tak bertanding di markas sendiri yakni di Stadion Dipta Gianyar, namun dengan duel di Bali sudah dianggap kandang sendiri. Kondisi itu menjadi modal utama skuad Bali United saat bentrok menghadapi Persebaya Surabaya dalam laga pekan 17 Liga 1 Indonesia, di Stadion Ngurah Rai Denpasar, Rabu (5/1/2022) malam.
Pelatih fisik Yogie Nugraha yang ditunjuk sementara untuk mendampingi tim karena pelatih kepala Stefano “Teco” Cugurra masih mengambil lisensi AFC A Pro di Brasil mengutarakan, IIija Spasojevic dkk sudah siap tempur. Soal taktik dan strategi juga telah dikoordinasikan dengan Teco.
“Bermain di Bali sudah merupakan nilai plus tersendiri bagi kami meski tak berlaga di markas kami di Gianyar. Bali rumah kami dan kami ingin mempersembahkan hasil maksimal yakni tiga poin,” ujar Yogie Nugraha saat press conference melalui zoom, Selasa (4/1/2022).
Meski demikian, dirinya telah meminta kepada skuadnya untuk tetap fokus dan konsisten dengan performa terbaik dalam 90 menit lantaran Persebaya merupakan tim yang bagus. Bahkan posisinya 1 tingkat diatas Bali United dengan poin unggul tipis 1 poin.
“Kami siap kerja keras untuk bisa menang,” tekad Yogie Nugraha.
Hal itu juga dipertegas kiper Wawan Hendrawan.
“Bermain di Bali yang merupakan rumah sendiri menjadi motivasi lebih untuk mengantongi poin penuh. Tapi kami tetap selalu waspada menghadapi Persebaya,” paparnya.
Di lain pihak, arsitek “The Green Force” Aji Santoso justru menyayangkan dalam laga tunda duel itu tanpa kehadiran pemain nasionalnya yang dipanggil untuk memperkuat Timnas di Piala AFF lalu.
“Empat pemain nasional kami masih di timnas dan ini merupakan kerugian bagi tim kami namun kami tetap harus berlaga dan persiapan kami sudah bagus. Kami pastinya juga mengincar hasil positif,” pungkas Aji Santoso. (ari/jon)








