
DENPASAR – Para pebiliar junior dan senior bakal diuji kualitasnya termasuk mental dan percaya dirinya, pada Kejuaraan Biliar Bali Open Handicap (BOH) yang rencananya digelar pada 18 – 23 Januari 2022 di RBC Billiard dan Café Denpasar.
Pengprov POBSI Bali berharap kejuaraan itu bisa dimanfaatkan dengan baik bagi para pebiliar junior dan senior yang ambil bagian.
Seperti diutarakan Wakil Ketua Umum Pengprov POBSI Bali Willy Soedarno, di kejuaraan dengan hadiah total Rp 205 Juta itu, akan banyak datang pebiliar berkualitas termasuk pebiliar yang masuk jajaran pebiliar nasional untuk ambil bagian.
“Umumnya pebiliar level nasional akan ambil bagian di even itu karena memang selama pandemi jarang ada kejuaraan kecuali di PON XX/2020 yang digelar tahun 2021 di Papua lalu,” kata Willy Soedarno, Senin (3/1/2022).
Dengan demikian, pebiliar yang ada di Bali yang nantinya ambil bagian bisa mengukur kemampuannya. Bahkan bisa merasakan menghadapi pebiliar junior atau senior level nasional.
“Artinya uji kualitas teknik akan bisa diukur di kejuaraan itu. Apalagi sistemnya handicap. Hal ini juga akan menjadi pengalaman para pebiliar dari Bali utamanya yang tidak turun saat PON Papua lalu,” tambah mantan pelatih biliar PON Bali itu.
Tak hanya itu lanjutnya, setidaknya juga teknik para pebiliar nasional itu bisa dilihat dan diambil, untuk dimanfaatkan atau diterapkan saat pebiliar dari Bali melakukan latihan. Dengan semua itu, maka teknik akan bertambah selain teknik yang telah dimiliki pebiliar dari Bali.
“Hanya siapa saja pebiliar nasional yang turun nanti kita lihat saat pertandingan. Dan kejuaraan ini sangat bagus karena tak hanya untuk prestasi tapi juga untuk sport tourism Bali,” demikian Willy Soedarno. (ari/jon)








