
DENPASAR – Dari 43 cabang olahraga (cabor) di bawah KONI Denpasar, terdapat 9 cabor yang tidak menggelar Walikota Cup tahun 2021 ini. Diprediksi cabor-cabor yang tidak menggelar even tahunan itu karena terganjal faktor non teknis atau persyaratan-persyaratan di masa pandemi Covid-19 itu.
Sembilan cabor yang tidak menggelar Walikota Cup itu menurut Sekretaris Umum (Sekum) KONI Denpasar Made Darmiyasa yakni futsal, judo, karate, kempo, skateboard, tarung derajat, selam, e-sport dan angkat besi. Sedangkan 34 cabor lainnya telah menggelar Walikota Cup.
“Kemungkinan yang tidak menggelar Walikota Cup tahun 2021 bisa jadi dari PB tidak ada kejuaraan yang digelar mulai dari tingkat pusat sampai tingkat bawah dalam hal ini cabor di Kota. Atau mungkin faktor lainnya yakni dalam situasi pandemi ini banyak birokrasi yang harus dilakukan jika menggelar even dan banyak izin yang disiapkan, sehingga mungkin ada beberapa cabor yang tidak bisa memenuhi izin-izin itu sehingga tidak mengamprahkan dana Walikota Cup ke KONI Denpasar,” tutur Darmiyasa, Senin (13/12/2021).
Meski demikian diakuinya, cabor yang tidak menggelar Walikota Cup dari prestasi pada Porprov Tabanan tahun 2019 silam serta dari pertandingan atau kejuaraan-kejuaraan baik regional dan nasional yang diikuti atlet Denpasar, kualitasnya masih mumpuni. Apalagi masih ditunjang kegiatan latihan rutin dilakukan membuat optimismis kualitas para atlet Denpasar tetap terjaga.
“Bagi cabor dibawah KONI Denpasar yang telah menggelar Walikota Cup juga para juaranya sudah dilaporkan ke KONI Denpasar, sehingga kami bisa mengakomodir para atlet baik yang inti maupun pelapis,” pungkas Darmiyasa. (ari/jon)








