
DENPASAR – Para pemanah pelajar yang tergabung di Perpani Bali nampaknya kualitasnya sulit ditandingi para pemanah PPLP dari Jawa Barat (Jabar). Itu terlihat dari latihan bersama yang dilakukan kedua tim itu di Lapangan Panahan Pengkot Perpani Denpasar di kawasan Stadion Kompyang Sujana, Sabtu (11/12/2021).
Dalam latihan bersama sekaligus uji coba dan dilakukan dengan skoring itu, dari divisi yang digelar yakni divisi nasional, recurve dan compound putra dan putri, pemanah Bali memiliki nilai selalu di atas pemanah PPLP Jabar.
Ditengah-tengah latihan bersama itu, pelatih PPLP Jabar Rahmat Suparjo menjelaskan, kedatangan PPLP Jabar itu tujuannya untuk melakukan evaluasi terhadap para pemanahnya setelah terentuk kurang dari satu tahun dan belum pernah bertanding, karena suasana pandemic Covid-19 sejak 2 tahun lalu.
“Kami total datang ke Bali dengan 9 pemanah putra dan putri terdiri dari 2 pemanah masing-masing 1 pemanah putra dan 1 pemanah putri divisi recurve, 1 pemanah putri divisi compound dan masing-masing 3 pemanah putra dan 3 pemanah putri divisi nasional,” kata Rahmat.
Diakuinya, utama evaluasi terhadap para pemanah PPLP Jabar itu karena merupakan bagian dari proses pembinaan.
“Selama ini kami menunggu kejurnas seperti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) tidak digelar sehingga kami melakukan evaluasi dengan latihan bersama di Bali. Termasuk tidak adanya Porprov. Kalau diizinkan Kepala Dinas kami akan selalu mengikuti kejuaraan-kejuaraan yang ada setingkat pelajar,” beber Rahmat.
Lantas bagaimana sistim perekrutan PPLP Jabar itu ? Rahmat menjelaskan para pemanah yang direkrut di level SMP dan SMA serta belum juara dimanapun karena itu murni pembinaan. Bahkan dari 9 pemanah yang ada 7 pemanah putra dan putri murni rekrutan baru dan belum setahun sedangkan untuk 2 pemanah lainnya merupakan pemanah PPLP Jabar sebelumnya.
Di lain pihak, Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Perpani Bali Infithar Fajar Putra menyebutkan, latihan bersama ini terealisasi karena memang merupakan permintaan PPLP Jabar dan bukan Perpani ali yang mengundang.
“Kami juga menggandeng Pengkot Perpani Denpasar guna membantu memfasilitasi latihan bersama karena Perpani Bali belum memiliki tempat latiha panahan sendiri,” tutup Fajar Putra. (ari/jon)








