
DENPASAR – Tiga belas pemanjat tebing muda Bali yang dikirim Pengprov FPTI Bali pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Kelompok Umur (KU) mengejar prestasi emas sebanyak-banyaknya. Pasalnya even yang digelar 17-25 November 2021di Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Kota Banda Aceh itu jembatan menuju Kejuaraan Dunia.
Seperti diutarakan Ketua Umum Pengprov FPTI Bali Putu Yudi Atmika, umumnya para juara di Kejurnas KU itu nantinya direkrut pelatnas guna dipersiapkan turun di kejuaraan dunia.
“Karena itulah, kami minta 13 atlet panjat tebing muda Bali bisa meraih medali emas sebanyak-banyaknya. Ini terbukti 3 tahun lalu ada 2 pemanjat tebing Bali masuk pelatnas dan juara yakni Desak Made Rita dan Iwan setelah ikut Kejurnas saat itu dan meraih medali emas, akhirnya dikirim ke even internasional dan kejuaraan dunia,” ungkap Yudi Atmika, Selasa (16/11/2021).
Target sebanyak-banyaknya meraih medali emas itu ditekankan pria yang juga Wakil Sekretaris KONI Bali itu. Utamanya untuk 5 atlet panjat tebing PPLP Bali. Tapi tak menutup juga bagi 8 para atlet hasil seleksi mampu meraih prestasi dan menambah pengalaman.
“Kami juga apresiasi dan terima kasih ke pak Kadisdikpora dan Kadis kesehatan Provinsi Bali atas bantuannya memberikan vaksin PCR gratis untuk para atlet pelatih dan offisial panjat tebing Bali,” tegasnya.
Sedangkan atlet yang mengikuti kejurnas untuk kategori junior dan youth A hingga youth D putra yakni Xien Lintang Tuahnaru, Ceding Bintang Arigayo, Samudera Setiadji Putra, Julio Fernando Sapulete, Wisnu Wahyu Golden, Himalaya dan Ngurah Bayu Segara.
Di bagian putri ada nama Ni Kadek Dwiyantari Saniasih, Anak Agung Ayu Intan Larasati, Indie Maharanee, Ni Kadek Ayu Dwi Cintya Pratiwi, Kadek Adi Asih dan Dini Aurelia.
Mereka akan didampingi 4 ofisial yakni Ponti Hardianto sebagai manajer. Dewa Galih Perdana selaku pelatih kepala, Ni Luh Karmila sebagai pelatih dan I Putu Dasthika Maya sebagai ofisial tim. (ari/jon)








