
DENPASAR – Tak dipertandingkan pada PON XX/2020 di Papua yang digelar tahun 2021, membuat cabang olahraga (cabor) woodball berharap bisa dipertandingkan pada PON XXI/2024 di Aceh dan Sumataera Utara (Sumut).
“Kalau soal PON itu kan nanti merupakan pendekatan dari pihak PB IWbA dan Bali memang merupakan salah satu kekuatan dan kini kami sudah mulai mempersiapkan para atlet yang kami lihat pastinya dari sisi kemampuan atlet terutama atlet junior. Ke depanya kami akan memberikan pelatihan kepada para atlet junior dan menggelar seperti sirkuit,” ujar Ketua Harian Pengprov IWbA Bali, Maryoto Subekti di KONI Bali, Kamis (4/11/2021).
Dalam latihan dan sirkuit itu sendiri lanjutnya, para atlet junior itu akan dievaluasi setiap 6 bulan sekali sehingga nantinya muncul atlet-atlet pelapis yang bisa melapis seniornya yang masih memiliki potensi.
Lantas bagaimana dengan Aceh dan Sumut apakah punya tim woodball ? Diakui pria yang juga Wakil Ketua II KONI Bali itu menegaskan jika PB IWbA sudah membentuk kepengurusan di dua daerah tuan rumah PON 2024 itu.
Diharapkan di sisa waktu menjelang PON 2024 ke depannya bisa diselenggarakan kejuaraan-kejuaraan atau di dua provinsi tersebut, tujuannya agar Aceh dan Sumut memiliki pengalaman menjadi penyelenggara even nasional dan bisa menjadi modal untuk menggelar PON cabang olahraga (cabor) woodball.
“Soal pendekatan woodball bisa dipertandingkan di PON itu sudah kami lakukan di setiap Rakernas dan Munas dan selalu kami sampaikan ijika pembinaan di daerah-daerah tanpa ada evaluasi di level nasional perkembangan akan lambat. Mudah-mudahan woodball dipertandingkan di PON agar semangat pembinaan dan gairah woodball di daerah meningkat,” pungkas Maryoto. (ari/jon)








