
DENPASAR – Salah seorang atlet panjat tebing PON Bali I Made Wisnu Yasa diproyeksikan melakoni sparing atau latihan bersama dengan tim pelatnas panjat tebing di Jakarta. Hal ini salah satu bagian dari persiapan Wisnu Yasa menghadapi Kejuaraan Dunia Panjat Tebing di Bali pada September tahun 2022.
“Ini merupakan langkah dan inisiatif pengprov FPTI Bali untuk Wisnu Yasa latihan bersama pelatnas untuk nomor speed. Pertimbangan ini karena potensi Wisnu Yasa begitu besar untuk prospeknya di panjat tebing. Selain itu untuk menggenjot Wisnu juga agar kualitasnya terus meningkat setelah di PON Papua lalu tembus di 8 Besar babak final,” ujar Wakil Ketua II Pengprov FPTI Bali Suhardi Eka Prasetya, Senin 25 Oktober 2021.
Pertimbangan untuk latihan bersama di pelatnas lanjut pelatih kepala tim panjat tebing PON Bali lalu itu, karena Wisnu Yasa nantinya bakal mendapat sparing dari atlet-atlet pelatnas yang berkualitas.
“Soal lama atau tidak Wisnu Yasa di pelatnas itu tergantung perkembangannya. Kalau perkembangannya bagus ya bisa lama namun kalau perkembangannya kurang mencuat ya bisa ditarik lagi kembali ke Bali,” tambah Suhardi.
Diharapkannya, Wisnu Yasa bisa menujukkan perkembangan yang signifikan degan progress meningkat dan bagus sehingga bisa saja kalau melejit maka Wisnu Yasa bisa ditarik masuk pelatnas. Atau nanti ada seleksi nasional untuk pelatnas, Wisnu Yasa bisa ambil bagian dan lolos pelatnas.
“Itu harapan kami karena sampai saat ini memang masih belum ada pintu untuk bisa masuk ke pelatnas. Ini jelas berbeda dengan pelatnas sendiri yang sudah jalan seperti yang dialami pemanjat putri Bali peraih emas PON Papua, Desak Made Rita Kusuma Dewi. Proyeksi di pelatnas itu banyak. Kalau Wisnu proyeksi ke Kejuaraan Dunia kalau Desak Rita proyeksi terdekat yakni untuk pra maupun Olimpiade tahun depan. Malah Desak sehabis PON Papua tidak balik ke Bali tapi langsung gabung pelatnas di Jakarta,” demikian Suhardi. (ari)








