
JEMBRANA- Bangunan Pondok Santri Hidayatullah di Jl. Danau Batur, Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, ludes dilalap sijago merah Jumat 24 September 2021 pukul 12.15 WITA.
Kobaran api, diketahui pertama muncul dari atap bangunan pondok berukuran 9×6 meter oleh dua orang penghuni pondok Siti Aisah dan Moh Riskey. Saksi yang berusaha memadamkan api bersama warga, namun kewalahan sehingga api semakin membesar hingga melalap seluruh bangunan yang dikelola Ustad Amrozi (42). Kobaran api baru bisa dipadamkan dalam dua jam setelah 3 unit Damkar Jembrana dipimpin Danru Wayan Arsana tiba di lokasi. Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil ditafsir mencapai Rp 200 Juta.
Terkait penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidiki aparat Polres Jembrana, Polsek Negara.
“Petugas masih dilapangan mengumpulkan data dan keterangan dari warga maupun saksi dan pemilik pondok,” terang Kapolsek Negara AKP Gusti Sudarma Putra.
Adapun bangunan dan barang terbakar: bangunan pondok semi permanen lantai 2 ukuran 9 x 6 M. Perabotan rumah tangga, berupa 45 buah kasur, logistik berupa beras, pakaian santri serta buku-buku pelajaran agama. Kerugian mencapai Rp 200 juta.
Keterangan saksi Siti Aisah sekaligus istri pengelola pondok Uztad Amrozi , sebelum kebakaran terdengar ledakan dari atap bangunan di lantai atas sebanyak tiga kali. Saksi saat kejadian sedang menjemur buku alquran karena basah terkena hujan, bergegas mengecek kedalam pondok. Dilihatnya api sudah membumbung di bagian atap. (ara)








