
DENPASAR – PON XX/2020 di Papua yang digelar tahun 2021 menjadi debut atau penampilan perdana di PON yang dilakoninya. Desak Rita akan fokus mengejar emas di nomor utamanya yakni speed World Record (WR). Pemanjat tebing putri asal Singaraja ini memiliki modal bagus dengan menjadi penghuni Pelatnas.
Pemanjat berusia 20 tahun ini telah memantapkan persiapannya, mulai dari fisik, mental dan teknik. Pengalaman di Pelatnas, kejurnas dan kejuaraan dunia di Swiss beberapa waktu lalu membuat Desak Rita semakin terasah. Bahkan, telah memiliki catatan waktu yang bisa dibilang baik.
“Dalam latihan beberapa waktu lalu, saya sempat finish dengan waktu 6,89 dan 6,9 detik di nomor speed world record. Tapi itu semua bukan jaminan bisa dapat emas, karena panjat tebing bukan olahraga terukur. Tapi, paling tidak itu menjadi motivasi bagi saya untuk meraih emas,” tegas Desak Rita saat diwawancarai sebelum pelepasan atlet di Hotel Batukaru Garden III, Rabu 22 September 2021.
Pengalaman mengikuti kejuaraan dunia di Swiss itu akan dijadikan pelajaran baginya. Ia jujur mengaku saat itu sedang grogi karena baru pertama kalinya ikuti world cup serta ke luar negeri.
“Tapi di PON saya rasa mental saya sudah siap. Lawan-lawan yang saya hadapi nanti juga sudah sering bertemu di kejuaraan nasional. Ada dari Banten, Sulawesi Selatan dan NTB. Semua sudah saya kenal baik, karena teman di Pelatnas juga,” serunya.
Pastinya, Desak Rita menyebutkan dirinya siap tampil di nomor speed world record meskipun ia juga disiapkan di nomor combain yakni gabungan tiga nomor (lead, boulder dan speed).
“Sekarang fokus ke diri sendiri saja dan lawan jangan dijadikan beban, meski sama-sama tahu plus minus masing-masing,” tandasnya. (ari)








