
DENPASAR – Simulasi bulutangkis PON Bali dengan melibatkan pebulutangkis PON saja putra dan putri dipastikan bakal mempertandingkan 6 partai saja dan akan dilakukan pada 14 September mendatang di GOR Bulutangkis Anugerah Denpasar. Simulasi tersebut tetap berhadiah uang.
Menurut salah seorang pelatih tim bulutangkis PON Bali Risa Rival Gonesi, 6 partai yang dipertandingkan itu yakni 2 tunggal putra, 1 tunggal putri, 1 ganda putra, 1 ganda putri dan 1 ganda campuran.
“Penghuni tim PON sekarang ini ada 10 pebulutangkis saat TC sentralisasi terdiri 7 putra dan 3 putri. Sebenarnya ada 11 orang namun satu pebulutangkis yakni Komang Ayu Cahya masih di pelatnas. Yang diundi itu di tunggal putra untuk menentukan siapa lawan siapa,” jelas Risa, Kamis 9 September 2021.
Sedangkan juara memperoleh hadiah uang tunai itu tujuannya agar simulasi berjalan dengan maksimal sesuai dengan pertandingan aslinya. Nominalnya memang tidak seberapa, namun cukup untuk menambah uang jajan atlet.
“Pemenang dan yang kalah semuanya dapat tapi nominalnya dibedakan. Ya biar mereka ada motivasi dalam simulasi dan tidak menganggap enteng, meski lawan yang dihadapi adalah teman sendiri,” sebut Risa.
Guna menambah situasi seperti pertandingan pada umumnya, simulasi akan ditonton beberapa pengurus PBSI Bali. Dengan ditonton langsung pengurus, para pebulutangkis bisa lebih serius dalam simulasi.
Setelah simulasi itu, pelatih akan melanjutkan program ke peningkatan teknik karena hal ini berkorelasi dari evaluasi simulasi itu. Termasuk juga program peningkatan fisik.
“Nanti dievaluasi semua, teknik fisik dan mental. Seberapa besar hasil latihan mereka selama sentralisasi ini,” demikian Risa. (ari)








