
DENPASAR – Memasuki program khusus ditengah perjalanan waktu yang kian pendek menuju gelaran PON XX/2020 yang digelar tahun 2021 di Papua pada 2-15 Oktober medatang, tim renang PON Bali kini kian fokus mengejar bidikan pencapaian limit waktu saat latihan rutin di TC Sentralisasi yang digelar KONI Bali.
Dipaparkan pelatih kepala tim renang PON Bali, Wayan Wiarta, pencapaian target waktu yang harus dikejar menurutnya sesuai dengan nomor masing-masing yang diikuti para perenang PON Bali.
“Kalau dijabarkan detil untuk limit waktu itu sangat panjang dan banyak sekali. Intinya target itu ya pencapaian waktu di masing-masing nomor. Kalalu secara umum terkait itu semua yakni saat TC Desentralisasi suah mencapai 87 persen sekarang di TC Sentralisasi meningkat menjadi 92 persen dan akhir Agustus harus sudah mencapai 95 persen. Setelah akhir Agustus masih ada sisa waktu sekitar satu bulan untuk menuju pencapaian waktu 100%,” kata Wiarta, Minggu 15 Agustus 2021.
Tim renang PON Bali sendiri bakal turun di kolam renan 8 perenang dan satu perenang di perairan terbuka. Khusus nomor kolam renang dipusatkan latihannya di kolam renang Blahkiuh, Mengwi Badung.
“Latihan kami selama sepekan mencapai 10 kali latihan terdiri ada waktu latihan pagi dan sore hari. Target kami juga tak muluk-muluk yakni satu emas saja dulu. Hanya satu emas itu dimana kami harapkan dari diantara nomor yang diikuti perenang Bali. Soal rival datangnya dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat. Itu rival utama,” demikian Wiarta seraya menyebut tim lebih fokus pada mental dan percaya diri para perenangnya sendiri. (ari)








