
DENPASAR – Judoka Bali penghuni pelatnas Gede Agastya Darma Wardana spesialisasi kelas +100 kg putra mengaku keinginannya cepat bergabung dengan tim judo Pelatda Bali. Hanya saja dirinya tidak bisa memutuskan sendiri dan menunggu arahan atau instruksi tim manajer dan pelatih Pelatnas. Pihaknya tidak ingin memaksakan kehendaknya itu.
“Pastinya kami di Pelatnas hanya bisa menunggu arahan dari yang manajer atau pelatih soal apakah kami bisa kembali atau belum ke daerahnya masing-masing. Beliau-beliau yang memiliki wewenang itu dan kami hanya menunggu saja,” kata Agastya Dharma Wardana menyoal keinginan pelatih judo Bali agar segera bergabung dengan tim judo PON Bali, Selasa 27 Juli 2021.
Judoka asal Bebandem Karangasem itu menjelaskan, dirinya di Pelatnas juga latihan intensif menjelang PON Papua.
“Prediksi saya, izin bergabung di tim daerah mungkin 3 minggu sebelum PON atau 1 bulan sebelum PON. Pastinya saya kurang tahu tapi kapanpun ada perintah saya akan bergabung langsung dengan tim judo PON Bali,” papar judoka peraih emas SEA Games di Filipina tahun 2019 lalu tersebut.
Menyoal target, Agastya ingin memberikan terbaik dan main semaksimal mungkin dan akan selalu enjoy dalam melakoni laga diatas matras PON Papua nantinya. Meski demikian kewaspadaan tinggi tetap dilakukan karena semua rival di kelasnya merupakan rival berat.
“Rival semuanya berat. Judoka kuat berasal dari Jawa Barat, Papua, Papua Barat dan Kalimantan Timur. Hanya saja sementara ini di kelas saya tidak ada menghuni Pelatnas sehingga peluang meraih medali emas terbuka lebar di PON Papua mendatang,” pungkas Agastya. (ari)








