
DENPASAR – Teknik para kenshi putra dan putri PON Bali terus ditingkatkan progresnya. Bahkan tak tanggung-tanggung, Pengprov Perkemi Bali mendatangkan pelatih nasional yang juga Majelis Guru PB. Perkemi dari Jakarta Djumhana Sidik penyandang sabuk VII DAN selama tiga hari.
Seperti diutarakan Wakil Ketua Umum Perkemi Bali Fredrik Billy, Djumhana Sidik melatih selama tiga hari kenshi PON Bali mulai dari 2-4 Juli lalu.
“Sensei Djumhana Sidik memberikan teknik-teknik bagus sekaligus memberikan perbaikan atau pembenahan teknik para kenshi PON Bali yang masih ada sedikit kekurangan dan kelemahan. Dengan demikian dimana letak kekurangan dan bagaimana harus dibenahi pelatih dan kenshi PON menjadi lebih mengerti,” tutur Fredrik Billy yang juga Bidang Hukum dan Etika KONI Bali itu, Senin 5 Juli 2021.
Diakui pria yang berprofesi sebagai pengacara itu menilai jika latihan yang diberikan Djumahan Sidik juga merupakan cambuk bagi para kenshi PON Bali dalam terus mempersiapkan diri secara matang sampai berlaga di PON XX/2021 di Papua pada 23-15 Oktober mendatang.
“Sensei Djumhana Sidik juga memberikan pemetaan kekuatan raihan medali emas dan rival Bali di PON Papua nantinya. Pastinya persaingan ketat Bali nantinya datang dari Kalimantan Timur (Kaltim), Jawa Barat, NTT dan DKI Jakarta. Namun Bali memiliki potensi di empat nomor untuk meraih medali emas,” papar Billy.
Dengan dipetakan kekuatan itu maka Billy meminta kepada kenshi dan pelatih PON Bali harus fokus dan memperhatikan rival tersebut.
“Tapi juga tidak boleh meremehkan daerah lainnya yang juga memiliki potensi memberikan kejutan. Ini harus menjadi salah satu pedoman bagi atlet dan pelatih,” demikian Fredrik Billy. (ari)








