
BULELENG – Dengan program Vaksinasi Tuntas berbasis wilayah kecamatan dan sisa Vaksin Astrazeneca sebanyak 17.000 dosis, vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Buleleng diharapkan tuntas dalam minggu ini.
“Dengan tetap mengacu pada skala prioritas, sisa Vaksin Astrazenaca sebanyak 17.000 dari 50.000 dosis yang kami terima, akan digunakan untuk menuntaskan vaksinasi terhadap warga berusia 40 tahun keatas termasuk lanjut usai (lansia),” tandas Sekretaris Satgas-PP Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, Rabu, 19 Mei 2021 usai mengikuti rapat koordinasi percepatan vaksinasi di Kabupaten Buleleng.
Suyasa yang juga Sekda Kabupaten Buleleng mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi vaksinasi tuntas di Kecamatan Buleleng, tanggal 5 – 19 Mei 2021, sebanyak 33.000 dosis Vaksin Aatrazeneca telah digunakan. Selanjutnya, sebanyak 17.000 dosis Vaksin Astrazeneca yang masih tersisa, akan segera didistribusikan untuk percepatan vaksinasi ke kecamatan lainnya di Kabupaten Buleleng.
“Sampai hari ini, prosentasi vaksinasi sudah di angka lebih dari 66 %, dan sebanyak 17.000 dosis atau sekitar 35 % sisanya, sudah kami buatkan skema baru. Didistribusikan pada tiga klaster sasaran yaitu klaster pariwisata,klaster kasus dan klaster wilayah,” tandas Suyasa seraya menegaskan pendistribusian vaksin dilakukan berdasarkan Ketua Satgas-PP Covid-19.
Pendistribusian vaksin, lanjut Suyasa, dilakukan berdasarkan klaster sasaran yang telah ditentukan yakni klaster kasus, klaster pariwisata dan klaster wilayah.
“Sesuai arahan dari bapak bupati, agar wilayah yang agak padat penduduknya seperti Kecamatan Seririt dapat diberikan porsi lebih besar. Dari 17.000 dosis vaksin, kami berikan 7.000 dosis untuk Seririt dengan desa/kelurahan yang sudah ditentukan antara lain masih memiliki kasus aktif,” terangnya.
Sementara klaster pariwisata mendapatkan alokasi sebanyak 3.000 dosis dan sisanya disistribusikan ke kecamatan lainnya.
“Skema vaksinasi ini dimulai Kamis, 20 Mei 2021 hingga Sabtu 22 Mei 2021. Tim vaksinator yang dikerahkan sebanyak 30 tim, dikoordinir Dinas Kesehatan dan didukung oleh tim yang ada pada masing- masing titik,” pungkasnya. (kar)








