
KLUNGKUNG- Hasil visum luar terhadap mayat bayi laki-laki yang ditemukan salah seorang warga Semarapura Kelod Kangin, di Tukad Unda, ternyata terdapat luka di sekujur tubuhnya.
Humas RSU Klungkung Gusti Putu Widyasa mengungkapkan, hasil pemeriksaaan jenazah bayi laki-laki, berat badan 1,8 kilogram, panjang badan 50 centimeter, rambut hitam panjang 2 centi meter, kepala bentuk bulat lonjong, luka di dahi 1,5 centi meter, ukuran 2 centi meter x 3 centi meter. hidung luka memar 1 x 2 centi meter, mulut luka memar di bibir atas dan bawah. Dada luka memar di dada kiri 1x 1.5 centi meter. Diperut, tali pusar panjang 5 centi meter. Di punggung tidak ada luka.
Anggota gerak atas, luka lecet di bahu kiri ukuran: 2 centi meter x 4 centi meter. Luka memar ditangan kanan atas 1,2 centimeter x 4 centi meter. Luka lecet di bahu kiri ukuran 1 centi meter x 2 centi meter, anggota gerak bawah tidak ada luka.
Sementara itu kepolisian akan segera meminta keterangan warga sekitar, untuk mengetahui orang tua dari bayi tersebut.
“Kami masih lakukan lidik terkait penemuan bayi tersebut. Karena alur Sungai Unda yang panjang, kami harus lakukan langkah-langkah tertentu untuk penyelidikan,” ujar Kapolres Klungkung AKBP Bima Aria Viyasa, Selasa 30 Februari 2021.
“Kami akan kumpulkan informasi, untuk mencari tau apakah ada ciri-ciri warga yang mengarah ke orang tua bayi tersebut,” imbuh perwira menengah ini.
Wayan Suartika (35), warga Banjar Pande, Semarapura Kelod Kangin, kaget bukan main. Betapa tidak, saat ia mencari lumut untuk umpan, ia menemukan mayat bayi berjenis laki-laki mengambang di Tukad Unda, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin. Mayat bayi itu sempat hanyut dan baru berhasil dievakuasi oleh polisi,Senin 29 Maret 2021, pukul 21.00 Wita. (yan)








