Duarta Dorong Pemerintah Berinovasi untuk Rangsang Kunjungan Wisatawan

0
72
Wayan Duarta.

BADUNG – Tokoh masyarakat Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Wayan Duarta berharap pemerintah melakukan inovasi untuk merangsang kunjungan wisatawan ke Bali. Misalnya, memberikan semacam subsidi pada tiket pesawat atau berkaitan dengan pemenuhan syarat test rapid antigen.

“Kami tentu berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan pemerintah selama ini. Tantangan sekarang adalah bagaimana merangsang wisatawan untuk bisa datang berwisata ke Bali. Jadi, pasar pariwisata inilah yang harus mulai digarap,” kata Duarta yang ditemui Rabu, 3 Februari 2021.

Apabila bantuan masih diarahkan untuk pembenahan fisik, Duarta menilai takkan memberikan pengaruh besar terhadap perputaran ekonomi. “Bagaimana perekonomian masyarakat di destinasi wisata bisa bergerak jika wisatawannya tidak ada?” ungkap pria yang menjadi calon Pebekel Desa Kutuh ini.

Ia juga meyakini ada pola efektif yang bisa dilakukan dalam penanganan Covid-19 tanpa harus terus-menerus menutup gerbang pariwisata.”Saya rasa dua kali penerapan PPKM sudah cukup. Jadi ke depan perlu ada pola baru yang dilahirkan tanpa mengabaikan salah satu sektor, baik itu sektor kesehatan maupun perekonomian masyarakat yang bertumpu pada pariwisata,” harapnya.

Masyarakat Kutuh sendiri, kata Duarta, sudah lama mendambakan adanya pola semacam itu karena di balik kepentingan akan kesehatan, masyarakat juga membutuhkan hadirnya wisatawan untuk menggerakkan roda perekonomian. Terlebih, sejak berkembangnya Pantai Pandawa menjadi tumpuan hidup masyarakat pada pariwisata. “Seperti halnya masyarakat yang berjualan di Pantai Pandawa. Ketika momen akhir tahun, banyak yang kembali buka, tapi begitu masuk awal tahun 2021 ditambah penerapan PPKM, banyak yang tutup lagi. Bahkan sekarang ini, dari seratusan pedagang, paling-paling hanya sebagian yang memilih untuk tetap buka,” ungkap pria yang juga Ketua Panitia New Normal Pantai Pandawa ini.

Meski begitu, masyarakat Kutuh dipastikan masih tetap tegar dan berusaha bersyukur. Karena meski berada dalam masa PPKM, panorama indah Pantai Pandawa ternyata tetap mampu mendatangkan wisatawan. Walau disadari, jumlahnya masih terbilang jauh dari kondisi normal. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here